Mohon tunggu...
Iqbal Maulana Akhsan
Iqbal Maulana Akhsan Mohon Tunggu... Lainnya - -

proud to be Indonesian

Selanjutnya

Tutup

Nature

Yuk, Ganti Brower dan Search Engine Kita dengan Ecosia "Si Google Hijau"

22 Juli 2020   19:05 Diperbarui: 22 Juli 2020   19:03 217
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: redaksiindonesia.com

Abad ke-21, abad yang bisa dikatakan abad yang serba instan--walaupun tidak seluruhnya instan-- dalam segala hal. Abad ke-21 banyak orang mengatakan dengan abadnya teknologi dan informasi. 

Banyak sekali penemuan-penemuan penting sebelumnya mengalami perkembangan yang sangat pesat pada abad ini. Segala sesuatu jadi instan, hanya bermodalkan smartphone dan kuota saja manusia bisa mengakses segala sesuatu yang dibutuhkan di internet.

Internet, suatu teknologi terpandang dewasa ini memang sangatlah bermanfaat kehidupan kita sehari-hari, dimuluai dari mencari resep untuk masakan, membuat barang yang didambakan, menghibur diri dengan menonton Youtube, bahkan tugas-tugas kantor dan kuliah pun dapat diakses secara mudah di dalam internet. Alangkah mudahnya hidup kita pada zaman ini dengan adanya internet. 

Penulis pun mendapat kemudahan ketika menyelesaikan studi penulis ketika kuliah dulu, dimana dapat mengakses referensi untuk tugas akhir begitu mudah, tinggal memasukan key word dan menekan enter saja sudah banyak informasi yang kita dapat. Kemajuan internet pun dapat dilihat dari banyaknya isu-isu nasional, berita-berita yang terjadi di dunia yang diberitakan melalui internet. 

Berbeda dengan zaman dahulu sebelum internet bisa diakses olehseluruh lapisan masyarakat, ketika kita ingin mengetahui perkembangan dunia dan apa saja yang terjadi di dunia ini hanya bisa didapatka di media-media elektronik seperti TV dan Radio atau di media cetak seperti koran dan majalah, dan itu pun tidak luput dari kekurangan keup to date-anyya. kenapa hal itu bisa terjadi? jawabannya adalah waktu da ruang yang terbatas, koran hanya terbit 1 hari 1 kali saja, dan berita di tv pun hanya muncul pada jam-jam tertentu karena banyak acara yang harus ditayangkan oleh pihak stasiun tv.

Internet pun mengalami banyak kemajuan, dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang mulai merambah ke internet. Sebut saja PayPal yang mervolusi industri jasa keuangan dengan bisa melakukan pembayaran secara elektronik. Lalu Ebay dan Amazon yang memulai untuk berbisinis e-commerce yang dapat berbelanja secara online tanpa perlu pergi ke pasar dan toko untuk membeli barang. Begitu juga dengan Google yang menjadi mesin pencarian yang digunakan oleh mayoritas pengguna internet di dunia. 

"Setiap sesuatu pastilah ada akibatnya" begitulah pepatah mengatakannya. Para pembaca, tahukah anda bahwa menggunakan smartphone dapat menghasilkan karbon dioksida. Karbon dioksida yang dihasilkan selama satu jam penggunaan smartphone, dilansir dari iesr.co.id sebanyak 5,53 gram. 

Kita sudah tahu semuanya bahwa emisi dari karbon dioksida ini sangatlah buruk bagi lingkungan dan juga tubuh manusia. Seperti yang dilansir dari alodokter.com karbon dioksida dapat  menyebabkan seseorang mual, muntal, pusing, sakit kepala, dan detak jantungnya meningkat. Bahkan pada kasus parah, dapat terjadi kejang, koma, hingga kematian. 

Selain itu, adanya emisi karbon dioksida ini juga dapat merubah iklim, mungkin terkait perubahan iklim dan tercemarnya udara oleh karbon dioksida tidak perlu untuk dijelaskan lebih panjang lagi. Sebab, ini sudah menjadi pengetahuan yang sudah diketahui oleh kebanyakan para pembaca.

Namun jangan khawatir, kita yang kebanyakan aktifitas sehari-harinya tidak bisa lepas dari smartphone bisa menjadi pahlawan lingkungan walaupun kita masih menghasilkan karbon dioksida. Salah satunya adalah mengganti search engine kita dengan Ecosia yang telah berhasil menanam pohon sebanyak 101.478.503 pohon ketika tulisan ini dibuat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun