Inung Gunarba
Inung Gunarba

Suka lari, seneng renang, demen jalan-jalan, doyan makan. Suami dari bundanya bocah laki-laki :). Lahir dan besar di Jogja, tinggal di Jakarta.

Selanjutnya

Tutup

Otomotif highlight headline

Mencicipi "Pembunuh Innova dan Avanza" Langsung di Negeri Asalnya

16 September 2017   23:27 Diperbarui: 18 September 2017   20:06 15512 6 7
Mencicipi "Pembunuh Innova dan Avanza" Langsung di Negeri Asalnya
Unit mobil Wuling Hongguang S atau Confero S

Mengingat-ingat kembali deretan mobil-mobil anyar yang dipajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Agustus kemarin, perhatian saya tertuju pada jenis kendaraan roda empat 7 penumpang. Selain karena keluarga saya cocok dengan jenis mobil ini, ketertarikan saya lantaran persaingan ketat di jajaran multi purpose vehicle (MPV).

Seperti di pamerkan di GIIAS, ada raja MPV di kelas 1500cc. Mana lagi kalau bukan duo Avanza-Xenia. Kini dia tidak lagi sendirian. Ada pesaing baru sesama pabrikan Jepang yakni Mitsubishi Xpander dan pendatang anyar dari Tiongkok, Wuling Confero S.

Ketika bersirobok dengan Confero S, saya langsung teringat dengan perjalanan ke Tiongkok di bulan Desember 2015 silam. Jadi terhitung 1,5 tahun lalu. Kunjungan saya bersama rombongan ke beberapa industri seperti elektronika dan kereta api cepat dan juga pabrik otomotif milik Wuling di Qingdao. Di sana, kami sekaligus mencicipi test drive tiga mobil Wuling.

Test drive dilakukan setelah melihat dari dekat proses produksi - body, mesin, transmisi, spare part hingga pengecatan. Tiga unit mobil ialah SUV Baojun 560 (5 penumpang), MPV Baojun 730 dan MPV Wuling Hongguang S (keduanya 7 penumpang).

Khusus Hongguang S, inilah mobil yang diproduksi Wuling di pabriknya di Cikarang Bekasi berinvestasi 700 dollar AS atau setara sekitar Rp 10 triliun. Seperti sudah diberitakan di banyak media Indonesia, Hongguang dijual di pasar Indonesia dengan nama "lokal": Confero S. 

Saya melihat ada sedikit perbedaan antara versi Tiongkok dan versi Indonesia. Perbedaannya hanya minor yaitu desain lampu kabut atau foglamp di bemper depan.

Saya menilai konsumen Indonesia lebih beruntung karena desain versi Indonesia lebih bagus dan lebih keren dibanding mobil serupa yang dijual di negara asalnya.

Sebagai catatan, nama resmi produsen mobil ini ialah SAIC-General Motors Wuling atau lebih sering disingkat SGMW. Adanya unsur nama General Motors lantaran Wuling bekerja sama dengan pabrikan asal Amerika Serikat itu. 

Walhasil, teknologi mobil hingga manajemen serta teknologi produksi juga menggunakan sistem GM yang sudah mumpuni, modern, aman, dan efisien dalam produksi mobil.

Oiya, selain mengunjungi pabrik-pabrik, kami juga melipir sejenak untuk halan-halan di Qingdao hehehe.

Test drive

Saat mencoba mobil, yang pertama saya ingin rasakan ialah bagaimana performa akselerasi Honggiang alias Confero. Begitu juga dalam mengetes kinerja pengereman. Sedikit galak memang test drive yang saya lakukan. Yah sekalian kan mumpung mencoba langsung di pabriknya di Tiongkok. Oya, semua mobil bersetir kiri, berbeda dengan mobil di Indonesia yang setir kanan.

Hasilnya, saya puas dengan kemampuan Hongguang. Terutama dalam akselerasi, perpindahan transmisi, juga kestabilan di belokan. Tentu kemampuan akselerasi yang saya nilai bagus ini dalam konteks jika disejajarkan dengan mobil sekelas dan bukan dalam konteks 'keluarga' mobil sport. 

Kerja rem juga berfungsi dengan baik. Di ujung trek, sengaja saja menginjak rem beberapa kali untuk mengetes adanya ndut-ndutan. Oke, Wuling lulus. Sedangkan pada akhir test drive, cengkraman rem Hongguang memuaskan. Berhenti tepat pada momentum yang saya inginkan.

Sedangkan untuk interior, saya cukup mendapat impresi positif. LED layar sentuh yang di atas rata-rata. Begitu juga dengan panel lainnya di bawah layar LED seperti pengatur AC dan lain-lain. Saya pikir, memang harus begini jika pendatang baru ingin bertarung di pasar mobil yang belum dijelajahi: harus agresif memanjakan konsumen.

SUV Baojun 560, lima penumpang - inung gunarba
SUV Baojun 560, lima penumpang - inung gunarba

Beralih ke varian SUV, Baojun 560, saya berganti menjadi penumpang. Interiornya lebih mewah dan tentu saja performa mesin lebih galak dengan eksterior yang keren dan maskulin. 

Sedangkan Baojun 730, kelasnya berada di atas Hongguang seperti terlihat dari ekterior dan interiornya. Kalau boleh dibilang, Hongguang atau Confero ibaratnya Avanza sedangkan Baojun 730 ialah Innova-nya Toyota.

Kabarnya, kedua seri Baojun ini juga akan diproduksi dan dipasarkan di Indonesia setelah Confero. Mungkin saja manajemen Wuling akan melihat lebih dulu bagaimana respons pasar dan reaksi kompetitor.

Saya juga penasaran dengan pengalaman para pembeli Confero mengendarai mobil ini. Mungkin perlu 1 bulan-2 bulan untuk bisa mendapat gambaran lebih utuh bagaimana pengalaman pemilik mengendarai mobil baru mereka. *

MPV Baojun 730, tujuh penumpang - inung gunarba
MPV Baojun 730, tujuh penumpang - inung gunarba