Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994. Praktisi Kesadaran Berketuhanan, Kritikus Fenomena Publik dan Pelayanan Publik. Sang pembelajar dan pemerhati abadi. The Next Leader of Generation.

🌏 Akun Pertama 🌏 My Knowledge is Yours 🌏 The Power of Word can change The World, The Highest Power of Yours is changing Your Character to be The Magnificient. 🌏 Sekarang aktif menulis di Akun Kedua, Link: kompasiana.com/rian94168 🌏

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Meaningful Poem: The Day of Reckoning

21 September 2022   07:00 Diperbarui: 21 September 2022   09:31 137 13 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
The Hope (Dokpri - Lukisan Anime pribadi dengan Teknik Tracing saat di bangku SMA kelas 3)

Good day my beloved Kompasianer and Readers!

This is the day, when wheel of destiny is turning around. The Young One comes from the East. He is the ultimate hope for all human kin.

For today is the Day of Reckoning!
Today... I give salvation to all human kin!
There is no despair again, that dominates our mind!

For I am The Lord of Justice who never gives up!

Who brings happiness and glorious victory for everyone!
Let's win this game of life my beloved one!
None shall be human base without my presence.

Everyone smiles again eventhough many catastrophes seem emerge in every place. Today is the day where faithful people feel the glory from their hope and prays.

The Undersigned.
Rian.
Cimahi, September 21, 2022.

Indrian Safka Fauzi untuk Kompasiana.
For our spirit... Never Die!

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan