Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994. Praktisi Kesadaran Berketuhanan, Kritikus Fenomena Publik dan Pelayanan Publik. Sang pembelajar dan pemerhati abadi. The Next Leader of Generation.

🌏 My Knowledge is Yours 🌏 The Power of Word can change The World, The Highest Power of Yours is changing Your Character to be The Magnificient. 🌏

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi Makna: Kaya Rasa

7 Agustus 2022   08:30 Diperbarui: 7 Agustus 2022   10:21 182 27 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Empati (Sumber: Freepik)

Selamat Pagi sahabat kompasianer dan readers~ Mau bikin puisi di pagi yang cerah ini ah~

Selamat menikmati!

Seorang murid berguru pada mursyid...
Anakku... apa yang kau pilih?
Kaya Harta atau Kaya Rasa yang menjadi kunci?

Sang murid berfikir berulang kali...
Apa yang mesti kupilih?
Apakah harta membawaku pada ambisi?
Atau rasa membawaku pada arti?

Setahun lamanya kemudian memilih...
Kaya rasa yang terpilih...
Mursyid memberinya linuwih...
Namun apa daya kini sang murid.
Hidup dipenuhi pilu dan pedih...

Sekian lama sang murid bersedih...
Haruskah ku kembali dan sesali?
Dan mengulang pilihan pada sang Mursyid?

Bertahun duka dan perih terlalui...
Murid memilih kaya harta kini tersaksi...
Menjadi arogan dan kikir?
Tak kupungkiri.
Ia tak bisa mengendalikan diri.

Namun kusadari.
Kaya rasa menguji.
Kesetiaan diri pada hati.
Pengalaman hidup yang permadi.
Kekayaan ini menjadikan ku berempati

Tertanda.
Rian.
Cimahi, 7 Agustus 2022.

Indrian Safka Fauzi untuk Kompasiana.

For our spirit... never die!

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan