Mohon tunggu...
Intan
Intan Mohon Tunggu... Hamba allah swt

Mahasiswi uin sunan kalijaga yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Berpikir Kritis dalam Islam dan Berpikir Kritis terhadap Ayat-ayat Al Quran

14 Januari 2021   19:12 Diperbarui: 15 Januari 2021   07:24 51 0 0 Mohon Tunggu...

 Intan

20105010079

Setiap apapun yang di ciptakan oleh allah swt. pasti ada guna dan manfaatnya hanya kemampuan manusia sajalah yang terbatas dalam mengungkapkan manfaat dan misterinya. Mungkin saja daun-daun, pohon-pohon rumput-rumput, serta bunga-bunga yang kita lihat setiap hari adalah obat yang sangat mukjizat menyembuhkan penyakit. Karena setiap ciptaan Allah swt. Itu tidak sia-sia.

Salah satu contoh adalah berpikir kritis terhadap cicak. Cicak di ciptakan Allah itu ada hikmahnya, pada zaman nabi cicak adalah salah satu penghalang dakwah nabi, tetapi mengapa cicak itu masih ada sampai sekarang kalau cicak dahulu itu penghalang dakwah nabi? Jawabannya adalah karena jika kita membunuh cicak dengan sekali pukulan langsung mati maka kita akan mendapatkan pahala namun, jika kita memukulnya dua kali baru mati maka pahalanya sudah berkurang.

Berpikir kritis terhadap ayat-ayat Allah adalah berusaha memahaminya dari berbagai sumber, menganalisis, dan merenungi kandungannya kemudian menindaklanjuti dengan sikap dan tindakan positif.

Q.S. al-furqan/25:53 yang artinya "Dan dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus"

sejumlah ahli menemukan laut dua warna yang tak pernah bercampur yang terletak di selat gibraltar yang menghubungkan lautan mediterania dan samudera atlantik. Hebatnya lagi kedua laut itu dibatasi oleh dinding pemisah. Bukan dalam bentuk dinding tebal, pembatasnya adalah air laut itu sendir dengan adanya pemisah ini setiap lautan memelihara karakteristiknya sehingga sesuai dengan makhluk hidup yang tinggal di lingkungan itu. Namun Se jumlah ahli itu masih mempertanyakan mengapa tidak bisa bercampur ? Pertanyaan itu baru terjawab pada tahun 1942 M/1361 H melalui studi yang mendalam menyingkap adanya lapisan air pembatas yang memisahkan antara lautan-lautan yang berbeda-beda, dan berfungsi memelihara karakteristik khas setiap lautan dalam hal kadar berat jenis, kadar garam, biota laut, suhu, dan kemampuan melarutkan oksigen.

Kemudian semakin banyak fakta yang menakjubkan terungkap sehingga profesor shroeder ahli kelautan dari jerman mengungkapkan kekaguman akan kebenaran Al-Qur'an yang telah diturunkan 14 abad yang lalu telah berbicara mengenai hal tersebut

VIDEO PILIHAN