Mohon tunggu...
Intan Pratiwi
Intan Pratiwi Mohon Tunggu... Penulis - Writer

Zahra & Alya's mom

Selanjutnya

Tutup

Book Pilihan

Berdamai dengan Depresi dengan Membaca "Perpustakaan Tengah Malam"

21 September 2022   10:53 Diperbarui: 21 September 2022   11:12 206 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
Book. Sumber ilustrasi: Freepik

Jika anda mengalami depresi dan selalu merasa gagal dalam kehidupan, saya sarankan untuk membaca novel ini, judulnya adalah the midnight library ( bahasa inggris ) yang sekarang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul literal perpustakaan tengah malam.

Novel ini memiliki tema ataupun genre fantasi, dunia paralel. Jika berbicara mengenai dunia paralel jadi teringat salah satu episode dari seri kartun doraemon yang ceritanya tentang dunia serba terbalik. 

Suatu hari Nobita dan doraemon menemukan sebuah dunia baru yang aneh, yakni ketika di dunia yang normal si nobita terkenal dengan sifat malas dan ceroboh serta sering mendapat nilai 0 ketika ujian maka di dunia paralel ( dunia terbalik ) dia menjadi seorang yang begitu jenius dan juga selalu mendapatkan peringkat di kelasnya. 

Tema yang menarik bukan, tentang dunia paralel. Bayangkan ? Ada di 'kita' di dimensi lain yang memiliki wajah, tampilan mirip dengan kita tetapi memiliki kisah hidup dan cerita yang berbeda.  

Inilah yang diceritakan di novel ini, tentang dunia paralel. Pada awalnya tokoh utama novel ini, nora seed merasakan yang namanya depresi dan putus asa, semua seakan gagal dan hidupnya penuh penyesalan, tidak ada yang berakhir dengan bahagia, semua hal berakhir dengan kekecewaan. 

Dimulai dari kisah percintaannya yang kandas sebelum adanya pernikahan, hubungannya dengan kakak laki-lakinya yang renggang dan kurang dekat, kucing kesayangannya mati, dia dipecat dari pekerjaannya, dan kekecewaan kekecewaan lainnya. 

Ya, semua orang pernah kecewa juga pasti pernah berpikir,  kenapa sih hidupku seperti ini ? Seperti saya yang kadang berpikir kenapa saya tidak mengambil jurusan kuliah lain, selain bahasa inggris sehingga bisa lulus cepat dan mendapat pekerjaan yang mapan dan kenapa tidak menekuni bakat saya di masa lalu, apakah kisah hidup saya akan berbeda jika saya menjadi seorang jurnalis dulu, dengan tetap mengikuti organisasi pers di kampus saya dulu.

Ketika rasa depresi mulai menggerogoti pikiran nora, hingga akhirnya dia memilih jalan untuk mengakhiri penderitaan dengan cara bunuh diri. Tapi apa yang terjadi dia tidak mati Tapi dia malah terbangun di sebuah perpustakaan misterius dan bertemu dengan seorang wanita paruh baya pustakawatinya dulu waktu masih sekolah.

Dan dari sinilah petualangan nora dimulai, dia bisa menjadi apapun yang ia inginkan, memilih opsi lain atau kemungkinan lain dalam hidupnya yang selama ini tidak dia ambil. Dan ketika dia mulai merasa bahwa apa yang dia ambil salah, dia bisa kembali ke perpustakaan tengah malam kembali. 

Tapi apa yang terjadi ? Tidak ada satupun kehidupan ideal yang dijalani oleh nora, semua terasa kurang baginya dan terasa salah. Bahkan ketika dia menjadi seorang atlet renang olimpiade yang sangat terkenal,  seorang anggota Band super tenar dan beken di dunia, menjadi seorang profesor glasiolog di kutub Utara yang dingin semua seakan hampa. Dia merasa tidak menikmati semua kehidupannya yang berbeda dari akar kehidupannya yang dulu.

Baru ketika dia menemukan kehidupan terakhirnya menjadi seorang dosen sekaligus penulis, istri serta ibu untuk seorang anak yang lucu dia merasakan inilah hidup sesungguhnya, hidup penuh kebahagiaan yang selama ini dia impikan. Tapi apakah semua berakhir semua itu ? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan