Mohon tunggu...
Inspirasiana
Inspirasiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Kompasianer Peduli Edukasi.

Kami mendukung taman baca di Soa NTT dan Boyolali. KRewards sepenuhnya untuk dukung cita-cita literasi. Untuk donasi naskah, buku, dan dana silakan hubungi: donasibukuina@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Masa Kanak-Kanak dan Anak-Anak Masa Kini

23 Juli 2021   08:14 Diperbarui: 23 Juli 2021   09:55 1801
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Masa Kanak-kanak - Photo by Robert Collins on Unsplash

Dunia boleh berubah. Akan tetapi dunia anak-anak. Tetaplah dunia anak-anak. Bermain. Menjadi aneh jika kita mencoba mencerabut anak-anak dari dunianya. Menjauhkan anak-anak dari aneka permainan.

Memang dunia terus menggelinding. Membawa anak-anak ke dunia dengan permainan-permainan baru. Permainan yang sesuai dengan masanya.

Kita mungkin hanya bisa mengenangkan. Permainan yang dulu begitu akrab dengan keseharian kita. Benthik, congklak, lompat karet, gobag sodor atau perak umpet...sekadar menyebut contoh.

Jaran kepang, jathilan, reog, wayang orang atau ketoprak adalah juga contoh tontonan yang memberikan kegembiraan bagi anak-anak, selain permainan yang disebutkan di atas.

Dunia Anak Sekarang

Dunia anak-anak sekarang ada dalam genggaman. Gawai. Jari-jari mungil yang menari-nari itu. Sesungguhnya sedang memetik kegembiraan yang terhampar di padang luas.

Ada rerumputan hijau, aneka warna bunga, rindang pohon dan terik mentari. Semua tersaji di layar. Jika ditanya, apakah mereka senang? Sangat senang, jawabnya.

Memang ada yang hilang. Dulu rasa gembira itu diraih bersama-sama. Bareng teman-teman. Di pelataran atau di tanah lapang. Sambil teriak-teriak atau tertawa sepuas-puasnya. Dada semakin 'jembar'. Otak pun semakin mengembang luas.

Sekarang rasa senang itu hanya dinikmati sendirian. Di ruangan yang sempit. Teman satu-satunya ya gawai. Teman-teman sepantarannya juga asyik menikmati kesendiriannya. Apakah mereka gembira? Sangat gembira sesuai versinya.

Tanggung Jawab Orang Tua

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun