Mohon tunggu...
Inspirasiana
Inspirasiana Mohon Tunggu... Kompasianer Peduli Literasi dan Edukasi

Bagikan tulisan hak cipta kami dalam bentuk artikel Kompasiana. Kami ingin menerbitkan bunga rampai karya dan mendukung taman baca di penjuru tanah air. Artikel di akun ini semoga kelak dapat dibukukan. KRewards sepenuhnya untuk dukung cita-cita literasi. https://linktr.ee/inspirasiana * IG: inspirasianakita * FB: inspirasiana.kita * Twitter: @InspirasianaKi1

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Oktober pada Suatu Masa

28 Oktober 2020   14:25 Diperbarui: 28 Oktober 2020   19:25 355 55 22 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Oktober pada Suatu Masa
Ilustrasi (IndonesiaKaya/Ahmad Ibo)

Oktober, pada suatu masa yang lampau
Sembilan puluh dua tahun berlalu
Bukan hanya ikrar, bukan hanya sumpah
Bukan pula serapah yang diteriakkan sambil marah-marah
Tiada lagi aku
Tiada lagi kamu
Bahkan kami pun menjelma kita

*

Jong Ambon, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Java
juga wakil-wakil lainnya
Tiada lagi sekat
Tiada lagi pembeda
Langkah kaki seirama
Menuju tercapainya cita-cita

*

Mungkin, kau dan aku tidak hidup di zaman
ketika orang-orang memanggul bedil dan bambu runcing
Tidak pula hidup ketika mahasiswa-mahasiswa berhaluan kanan
mengajukan tuntutan atas terjadinya tragedi Enam Lima
yang kemudian mengantarkan Putra Sang Fajar ke gerbang senjakala kuasa

*

Kau dan aku barangkali masih dalam kandungan atau buaian
ketika pemuda-pemuda kita diculik dan dihakimi sebagai pembuat onar
Pagi bersuara, malam diciduk aparat
Sebagian bebas, sebagian lagi entah di mana rimbanya

*

Perjuangan kita mungkin lebih ringan
atau lebih berat
tergantung ukuran apa yang digunakan
Tapi tantangan akan terus memperbarui wajahnya
Pada setiap zaman

***

28/10/2020

Dianggit oleh Luna Septalisa untuk Inspirasiana

Selamat Hari Sumpah Pemuda

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x