Mohon tunggu...
infoberbagi
infoberbagi Mohon Tunggu... https://www.infoberbagi.web.id

" Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku lebih suka jadi idiot dari pada kehilanganmu " -Patrick Star-

Selanjutnya

Tutup

Kotak Suara

Dewi Fortuna Berlabu Pada 02 ?

20 April 2019   11:31 Diperbarui: 23 April 2019   12:42 0 1 0 Mohon Tunggu...
Dewi Fortuna Berlabu Pada 02 ?
dokpri

Beberapa hari lalu kita sudah dengan konferensi pers yang dilakukan bapak Prabowo yaitu yang menyatakan dirinya pemenang dengan hasil real count dari tim pemenangan prabowo sandi dan itu sah-sah saja bagi kedua paslon capres cawapres

Masyarakat sudah tidak sabar untuk menunggu tanggal 22 Mei 2019 untuk hasil pengumuman real count KPU, meskipun dari hasil quick count paslon nomor 01 ungguli paslon nomor 02. Namun disisi lain kedua paslon sedang mengalami sebuah ketakutan yang sama yaitu KECURANGAN memang hal ini tidak bisa lepas dari pengawasan kedua paslon dan masyarakat karena apabila ada kecurangan mungkin hasil quick count akan meleset kenapa tidak ? karena hasil yang mutlak hanyalah hasil dari real count KPU jadi quick count bukan penentu kemenangan, mari kita saling jaga dan awasi kotak suara agar terhindar dari tindak kecurangan dan sabotase.

Dari setiap pidato dan wawancara serta konferensi pers kita bisa lihat kalau 02 sebenarnya berharap Dewi Fortuna dalam hasil quick count ini, bila kita melihat dari pemilihan-pemilihan sebelumnya baik pilkada, pilgub dan pilpres penghitungan secara quick count ini belum pernah meleset untuk menentukan pemenang, hanya data yang meleset dari lembaga survei hitung cepat berbeda sedikit dari penghitungan real count KPU tidak jauh berbeda kisaran 1 -2 persen, namun dalam pilpres 2019 ini lembaga quick count yang terpercaya  memprediksi kalau data meleset tidak akan lebih dari 1 persen. 

Dalam rekam jejak lembaga survei yang datanya hampir akurat ini yang membuat paslon 02 berharap dewi fortuna bersama mereka, Paslon 02 tau untuk kemenagan itu hal yang mustahil bila melihat hasil lembaga survei yang mengunggulkan paslon 01 diatas 54% seandainya pun data mereka meleset paling tinggi hanya 1 % dan bilapun itu diluar prediksi mereka paling tinggi meleset 3%. 

Namun sampai sekarang mereka masih mempercayai real count lapangan versi mereka, itu hal-hal wajar saja, kita juga tidak bisa menyepelekan versi mereka karena semua kembali ke yang maha kuasa yang menentukan. Siapapun yang menang itu tetap suara rakyat 

"vox populi, Vox dei"