Mohon tunggu...
Indri julyanti
Indri julyanti Mohon Tunggu... Mahasiswa - indri julyanti 210903501017

Indri Julyanti 210903501017 Manajemen A

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Studi Kasus Etika Bisnis Versus Profit, di Manakah Posisiku?

16 Oktober 2021   12:00 Diperbarui: 16 Oktober 2021   13:13 63 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Nama: indri julyanti

NIM : 210903501017

Kelas : Manajemen A

     Pada tahun 2030 saya ditunjuk untuk menjadi direktur perusahaan yang didirikan olek kakek saya sejak 50 tahun yang lalu, perusahaan tersebut berada dalam bidang pertambangan dan energi. Saya menggantikan posisi ayah saya yang mengundurkan diri akibat masalah Kesehatan. Ayah saya masih terlibat dalam struktur organisasi perusahaan dengan jabatan komisaris direktur Bersama 2 paman saya didewan komisaris. Sebagaimana umumnya perusahaan keluarga, sebagian besarPosisi di struktur organisasi perusahaan saya telah diisi oleh keluarga dan kerabat saya yang sebagian besar tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk perusahaan.

     Pada tahun pertama Jabatan saya sebagai presiden direktur diperusahaan, dewan komisaris telah menugaskan saya untuk mencapai target provit 300%. Selanjutnya target saya ialah memperluas daerah Eksplorasi mineral dan tambang ke daerah lain dengan cara pembukaan lahan baru dan juga dengan cara mengakusisi beberapa perusahaan kecil untuk bergabung pada perusahaan saya.

     Selama ini, perusahaan tambang saya telah mengeksplorasi mineral di kawasan pulau Kalimantan sehingga perusahaan saya sering berurusan dengan masyarakat adat terkait hak Eksplorasi dan Eksploitasi di daerah tersebut. Perusahaan saya juga telah berurusan dengan masalah hukum sejak 30 tahun yang lalu. aktivis lingkungan dan lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Beserta masyarakat adat telah melakukan protes akibat aktivitas Eksplorasi dan Eksploitasi tambang mineral di daerah tersebut karena aktivitas pertambangan yang dilakukan perusahaan saya dinilai mengganggu ekosistem lingkungan serta mengganggu hak hak adat masyarakat bahkan menimbulkan pencemaran lingkungan.

     Hal inilah yang membuat saya ditempatkan dalam suatu posisi yang serba salah dan Dilematis.adapun beberapa masalah yang perusahaan saya hadapi serta cara penyelesaiannya, yakni adalah sebagai berikut.

      Dalam kasus ini saya ingin memprioritaskan pihak internal yakni perusahaan saya sendiri tetapi sebelum itu perlu diingat bahwa saya juga tidak akan serta merta mengabaikan masalah eksternal yang ada pada saat ini.

      Langkah pertama yang saya lakukan ialah menyelesaikan masalah struktur organisasi diperusahaan saya, dimana posisi tersebut diisi oleh orang-orang yang tidak kompeten. Maka saya akan menggantinya dengan orang yang lebih berkompiten pada bidangnya. Dengan ini perusahaan saya dapat memaksimalkan kinerjanya.

     Terkendalanya proses eskplorasi dan ekspoitasi juga menjadi salah satu masalah eskternal yang dihadapi oleh perusahaan saya. Hal ini dikarenakan masyarakat dipelosok daerah Kalimantan menolak untuk pembangunan lahan baru dengan alasan dapat menggangung adat masyarakat sekitar,merusak ekosistem lingkungan, serta menimbulkan pencemaraan lingkungan. Adapun Langkah pernyelesaian yang ingin saya lakukan yakni  mengadakan pertemuan dengan pimpinan LSM terkait masalah Ini, pertemuan ini akan membahas mengenai cara atau solusi untuk mengatasi masalah ini agar kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan yang menguntungkan baik bagi perusahaan saya dan juga bagi pihak LSM sendiri. Saya berencana untuk mengatur ulang kebijakan perusahaan saya agar tidak menyebabkan kerusakan alam yang nantinya bisa berakibat fatal bagi masyarakat setempat bahkan untuk perusahaan saya sendiri. Dengan demikian perusahaan saya dapat terus berdiri dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku.

     Selanjutnya, saya selaku direktur perusahaan akan berupaya untuk memotivasi para karyawan dan mendukung mereka sehingga karyawan dapat terus semangat bekerja dan target profit yakni 300% dapat tercapai. Disinilah saya harus berpandai-pandai dalam memberi motivasi pada karyawan agar mereka bersedia mengerahkan tenaganya demi masa depan perusahaan ini sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan