Mohon tunggu...
Indri Mailani
Indri Mailani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Jakarta

Saya merupakan mahasiswi aktif di Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Jakarta, memiliki minat dan hobi mendengarkan musik dan membaca. Saya juga memiliki kemauan yang tinggi untuk mempelajari hal baru.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Georg Simmel dan Pemikirannya dalam Sosiologi

24 September 2022   00:16 Diperbarui: 24 September 2022   00:26 33 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Georg Simmel (1858-1918)

            Georg Simmel merupakan salah satu sosiolog yang lahir di Berlin pada 1 Maret 1858. Sumbangsih yang diberikan dan dilakukan oleh Simmel merupakan salah satu hal besar dan penting dalam keilmuan sosiologi. Salah satu karya besar hasil pemikiran Simmel yang sangat terkenal yaitu bukunya yang berjudul "The Philosophy of Money" pada sekitar tahun 1900-an, dan didalam bukunya ini Simmel menjelaskan dan membahas mengenai konsep uang.

Bagaimana konsep pemikiran Simmel dalam Sosiologi?

"Ruang sosial" merupakan sebuah kajian yang dipelopori oleh Simmel sebagai seorang sosiolog. Seperti yang dijelaskan oleh Simmel, terdapat berbagai macam proses produksi dan reproduksi dari dinamika yang terjadi di masyarakat pada ruang sosial, Simmel juga berusaha menjelaskan mengenai aspek rasionis yang menjadi ciri khas dari masyarakat.

Simmel berpendapat bahwa sosiologi merupakan sebuah studi yang mempelajari tentang bentuk-bentuk interaksi, tetapi fokus juga pada bentuk asosiasi (proses interaksi yang didalamnya terlibat menjadi anggota masyarakat). Salah satu contoh dari asosiasi yaitu kegiatan kerja bakti yang ada di masyarakat, menurut Simmel ciri-ciri masyarakat akan terlihat dari bagaimana proses yang dilakukan oleh masyarakat dalam membangun ruang sosialnya. Simmel juga berpendapat bahwa salah satu hal yang mendasari proses asosiasi (interaksi) adalah kebudayaan (tradisi di masyarakat) dan uang (nilai transaksi dari proses interaksi yang terjadi antara satu individu atau anggota masyarakat didalam proses ruang sosial).

Masyarakat, Ruang, dan Waktu menurut Simmel

            Menurut Simmel, masyarakat dapat bekerja dalam kerangka, ruang dan waktu. Masyarakat dalam konteks individu dapat beraktifitas di satu daerah yang berbeda. Ruang berkaitan dengan kewilayahan, kedaerahan, ciri masyarakat. Waktu berkaitan dengan periodisasi zaman (menyesuaikan atau beradaptasi dengan proses waktu yang terjadi di kehidupan yang sekarang). Konsep masyarakat dirumuskan oleh Simmel yang menurutnya masyarakat itu melekat dalam totalitas, asosiasi, objek estetika, dan aktivitas yang berpengalaman serta pengetahuan para aktor yang ada didalam masyarakat.

            Aspek ruang dan waktu memiliki sifat konstitutif yang berarti menjadi pondasi dasar dalam masyarakat karena mengkonsepkan tindakan sosial sebagai pengalaman hidup. Tindakan kumulatif pada diri terjadi didalam ruang, individu akan mengumpulkan pengalaman-pengalaman yang dimiliki yang nantinya akan dieksekusi didalam tindaka-tindakan yang kumulatif. Tindakan kumulatif akan memastikan apa saja tindakan yang perlu dilakukan dan mana yang tidak perlu untuk dilakukan. Dalam melakukan tindakan pada ruang dan waktu, pengalaman menjadi salah satu poin penting yang dimana pengalaman dipengaruhi oleh mediasi eksternal (individu dalam berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungannya, hal yang pernah dialami akan menjadi bagian dari pertimbangan dalam melakukan tindakan kumulatif).

5 Aspek apa saja yang dimiliki oleh ruang?

            Eksklusivitas ruang, setiap ruang memiliki ciri khas masing-masing atau unik karena memiliki proses asosiasi reproduksi dan produksi ruang sosial yang berbeda satu sama lain.

            Batasan-batasan ruang, kemudian menghasilkan unit dalam ruang dan pembagian. Simmel berpendapat bahwa didalam ruang sosial tidak hanya terjadi dan terbentuk satu ruang sosial saja, melainkan akan terbagi dan terbentuk menjadi ruang sosial yang lain, karena ada keinginan dari aktor yang mana individu atau masyarakat untuk membuat ruang sosial yang lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan