Sebuah kemacetan kecil sempat terjadi di jalan utama Tabanan-Denpasar. Kemacetan ini terjadi karena baru terjadi kecelakaan yang menimpa Warga Negara Asing (WNA).Â
Saya tidak melihat langsung namun menduga turis atau WNA ini membawa motor dan terjadi kecelakaan dengan motor pengendara lain yang dibawa oleh warga lokal. Ini terlihat karena asa bekas pecahan kaca, motor yang terparkir di sisi jalan, korban terluka dan antara WNA dan warga terlihat berdialog.
Fenomena seperti ini bukan hal baru. Mengingat banyak turis saat berkunjung ke Bali memanfaatkan jasa persewaan kendaraan dimana motor menjadi pilihan favorit.Â
Kejadian yang memprihatinkan namun ada sisi lucu ketika menonton video 2 turis wanita jatuh ke sawah di Canggu karena mengendarai motor berboncengan. Kondisi jalan di Canggu memang tidak besar dan kerap macet. Sehingga pengemudi suka memilih jalan alternatif yang melewati area persawahan.Â
Dari video terlihat badan kedua turis wanita penuh lumpur karena motor jatuh di area sawah. Warga sekitar terlihat sigap membantu turis ini. Sakit mungkin tidak seberapa namun rasa malu lah yang lebih besar. Ini karena turis menjadi tontonan warga yang lewat serta menjadi pengalaman tidak menyenangkan.Â
Bagi warga lokal, melihat turis mengendarai motor di Bali adalah fenomena biasa. Namun tetap saja ada keunikan tersendiri melihat cara turis mengendarai kendaraan selama liburan di Bali.
# Pengalaman Pertama Mengendarai Motor Justru Di Bali
Beragam pengalaman unik seperti turis jatuh ke sungai, sawah, atau menabrak sesuatu ternyata karena keterampilan motor mereka yang belum baik. Saya pernah melihat langsung seorang turis pria dewasa mengalami kecelakaan tunggal.Â
Si turis pria ini menabrak beton pembatasan parkiran sebuah instansi perbankan. Padahal jalannya sepi karena lokasi memang bukan di jalan utama. Kondisi turis masih segar dan tidak terlihat mabuk. Warga menyadari si turis pria ini belum lancar mengendarai motor.Â