Mohon tunggu...
H.I.M
H.I.M Mohon Tunggu... Administrasi - Loveable

Hanya orang biasa yang memiliki 1 hati untuk merasakan ketulusan, 1 otak untuk berpikir bijak dan 1 niat ingin bermanfaat bagi orang lain | Headliners 2021 | Best in Specific Interest 2021 Nominee

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop Artikel Utama

Kunjungan Indonesia Ke Rusia-Ukraina dalam Analisa Politik Internasional

6 Juli 2022   19:22 Diperbarui: 7 Juli 2022   08:03 862 33 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Suasana pertemuan empat mata antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Joko Widodo di Istana Maryinsky, Kyiv pada Rabu (29/6/2022).(dok. Agus Suparto )

Sebagai lulusan mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (HI), saya tertarik mencoba memaknai arti kunjungan Jokowi sebagai kepala negara Indonesia bertemu dengan Vladimir Putin selaku Presiden Rusia serta Volodymyr Zelenskyy selaku Presiden Ukraina. Ini karena bisa jadi pertemuan tersebut menyimpan tujuan tertentu. 

Teringatlah saya tentang pernyataan dosen selama kuliah, "Interaksi internasional akan selalu melahirkan kepentingan."

Sebuah pesan yang memiliki makna mendalam. Dulu seorang teman angkatan menganalogikan negara-negara di dunia ibarat sekumpulan warga di komplek perumahan. 

Ketika ada 2 warga bertengkar ternyata bisa membawa pengaruh bagi tetangga yang lain. Ada yang berusaha melerai, ada yang membuat kubu dukungan atau ada sebatas penonton yang berusaha tidak ingin ikut campur. 

Bagi melerai, kepentingan agar pertengkaran ini cepat selesai. Bagi yang membuat kubu bisa jadi ini bentuk pelampiasan mereka terhadap warga yang berkonflik.

Tidak jarang muncul warga yang bersemangat memanas-manasi keadaan. Bagi yang netral berharap mereka tidak terlibat jauh dari pertengkaran warga tersebut. 

Kemunculan Indonesia yang diwakili oleh Pak Jokowi tentu memiliki kepentingan tersendiri. Kepentingan yang saya rasa memiliki jangka pendek maupun jangka panjang. 

Apa saja kepentingan itu? 

Kepentingan Jangka Pendek

Posisi Indonesia sebagai Presidensi Group of 20 (G20) sebagai forum kerjasama yang melibatkan 19 negara dan 1 kawasan (Uni Eropa) tentu telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Vox Pop Selengkapnya
Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan