Mohon tunggu...
H.I.M
H.I.M Mohon Tunggu... Administrasi - Loveable

Hanya orang biasa yang memiliki 1 hati untuk merasakan ketulusan, 1 otak untuk berpikir bijak dan 1 niat ingin bermanfaat bagi orang lain

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

4 Hal yang Harus Hindari Ketika Ada Panggilan Kerja

21 Oktober 2021   12:55 Diperbarui: 21 Oktober 2021   18:12 956 16 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi wawancara kerja.| Sumber: Shutterstock via Kompas.com

Menerima panggilan kerja seakan menjadi penyemangat tersendiri khususnya bagi pencari kerja yang sudah lama menganggur. 

Di zaman saat ini banyak cara yang dilakukan oleh HRD perusahaan untuk memanggil kandidat untuk seleksi kerja seperti via email, telepon hingga SMS. Untuk memastikan kehadiran tidak jarang HRD meminta konfirmasi kepada kandidat. 

Namun tidak jarang ada saja hal unik yang dilakukan pelamar kerja ketika mendapatkan panggilan yang membuat HRD geleng-geleng kepala. Kesalahan ini tergolong fatal dan bahkan membuat HRD berpikir ulang untuk menerima. 

Saya pun bergabung dalam grup pencari kerja di Facebook. Niat hati saat itu ingin berbagi informasi lowongan kerja namun justru melihat sendiri kelakuan unik dan nyebelin dari calon pelamar kerja. 

Pelamar Yang Ditolak Perusahaan. Sumber 99.co
Pelamar Yang Ditolak Perusahaan. Sumber 99.co

Saya merasa ada beberapa hal yang harus dihindari dilakukan oleh pelamar kerja ketika menerima panggilan seleksi kerja. Apa saja itu? 

Inisiatif Menawarkan Teman

Saya sempat geleng-geleng kepala ketika ada satu orang pelamar kerja membagikan postingan bahwa dirinya mendapat teguran dari HRD di perusahaan yang ia lamar. 

Ketika mendapat panggilan untuk seleksi kerja, si calon pelamar menanyakan apakah bisa membawa temannya yang juga tengah menganggur untuk datang seleksi. 

HRD yang Tengah Seleksi CV Pelamar. Sumber Cermati.com
HRD yang Tengah Seleksi CV Pelamar. Sumber Cermati.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Karir Selengkapnya
Lihat Karir Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan