Mohon tunggu...
H.I.M
H.I.M Mohon Tunggu... Administrasi - Loveable

Hanya orang biasa yang memiliki 1 hati untuk merasakan ketulusan, 1 otak untuk berpikir bijak dan 1 niat ingin bermanfaat bagi orang lain | Headliners 2021 | Best in Specific Interest 2021 Nominee

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Antara Relasi, Tekanan Kerja, dan Kesehatan Mental dalam Dunia Kerja

29 Agustus 2021   09:23 Diperbarui: 30 Agustus 2021   04:01 1438
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi rekan kerja | Sumber: pixabay.com

Siang setelah jam istirahat, saya dan beberapa orang diminta berkumpul di ruang meeting. Kami pun bertanya-tanya agenda apa sehingga kami diminta berkumpul saat itu. 

Direktur pun datang memimpin meeting. Ternyata beliau mendapatkan laporan terkait salah seorang staff terkait performa kinerja. Habislah staff yang dilaporkan tersebut terkena omelan dari direktur disaksikan banyak orang. 

Sangat disayangkan memang, senior saya di kantor ini lebih mengadukan masalah ini ke direktur yang harusnya masih bisa diselesaikan internal. Apalagi yang dilaporkan adalah staff junior yang belum genap 4 bulan bekerja. 

Namun inilah lika-liku dalam dunia kerja. Permasalahan tidak hanya muncul karena urusan kerja namun juga hubungan dengan sesama rekan kerja. 

Saling menjatuhkan, cari muka, hingga senioritas adalah hal yang harus siap kita temukan di tempat kerja. 

Saya pun pernah mengalami hal serupa saat dulu pertama kali bekerja dan berstatus staff magang. Dikerjai habis-habisan oleh senior membuat saya marah dan kesal namun tidak bisa bersikap apa-apa karena status junior-senior masih terasa.

Dampak yang mungkin terjadi adalah kesehatan mental terganggu. Ini terlihat di mana junior yang sempat dimarahi oleh direktur menjadi murung, tertekan, tidak seceria dulu hingga menyimpan rasa stres jika berhadapan dengan seniornya tersebut. 

Bisa jadi hal ini banyak terjadi atau tengah dirasakan oleh sahabat Kompasiana. Ada perubahan psikis di mana muncul ketidaknyamanan, perubahan emosi yang terlalu sering, depresi atau hal lain yang merubah mood kita di kantor. Ini tanda bahwa ada gangguan dalam kesehatah mental kita. 

Apakah ada cara untuk menguatkan serta mengembalikan kesehatan mental kita seperti sediakala?

1. Ekspresikan Keceriaan Dengan Rekan Kerja

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun