Mohon tunggu...
H.I.M
H.I.M Mohon Tunggu... Hanya seorang pria biasa

Hanya orang biasa yang memiliki 1 hati untuk merasakan ketulusan, 1 otak untuk berpikir bijak dan 1 niat ingin bermanfaat bagi orang lain

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Cara Jitu Tetap Bertahan dengan Pekerjaannya

11 Agustus 2020   12:17 Diperbarui: 13 Agustus 2020   05:40 314 21 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cara Jitu Tetap Bertahan dengan Pekerjaannya
ilustrasi membuat suasana kerja senyaman mungkin. (sumber: shutterstock via kompas.com)

Banyak orang mengajukan resign dari tempat kerja karena alasan pekerjaan saat ini terkesan monoton, tidak sesuai dengan background pendidikan hingga tidak sesuai minat (passion).

Mungkin juga hal ini dirasakan oleh Kompasianer dalam dunia kerja. Memang ada rasa kurang nyaman jika kita bekerja dengan tidak sepenuh hati. 

Ini juga terjadi oleh salah satu teman kerja yang mengeluh bahwa posisi marketing dirasa bertentangan dengan pendidikannya sebagai Sarjana Teknik dari kampus terkemuka. Ini membuat dirinya tidak bekerja sepenuh hati dan mengeluh ingin resign.

Berbeda dengan office boy di kantor. Saya melihat dirinya begitu cerita setiap hari. Bila jam kerja staff pukul 08.00, dirinya dituntut datang lebih awal sekitar jam 7 pagi. 

Tidak heran ketika kita sampai kantor, si OB terlihat ramah menyapa sambil tetap tangan memegang sapu membersihkan ruangan kantor. Bahkan ketika kami sering menitip sarapan atau makanan siang. Dirinya tetap antusias melakukan meskipun saya yakin dirinya pasti lelah seharian membersihkan kantor yang cukup besar.

Saya pernah bertanya, kenapa bisa energik dalam bekerja? Tidak pernahkah ada rasa minder bekerja sebagai Office Boy?

"Jaman sekarang susah cari kerjaan baru dan saya sudah nyaman kerja disini bersama orang-orang di kantor"

Bagi saya jawaban seperti ini sederhana tapi mengajarkan hal terpenting yaitu bagaimana mencintai pekerjaan.

Ketika seseorang belum mencintai pekerjaannya maka jangan kaget dirinya lebih sering dilanda rasa jenuh, iri dengan posisi orang lain, tidak bersemangat bekerja hingga senang membandingkan pekerjaan dirinya dengan orang sekitar ataupun perusahaan lain.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan bagaimana membangun rasa cinta terhadap pekerjaan kita 

#1. Banyak orang berharap ingin bekerja di posisi kita

Sadar atau tidak, banyak orang yang ingin bekerja di posisi yang kita raih saat ini. Bahkan posisi sebagai office boy, sopir, sales, kurir, ataupun security yang sering dipandang sebelah mata justru masih banyak peminatnya.

Tanamkan rasa bahwa dulu kita mendapatkan posisi ini pasti butuh perjuangan. Kita mengabiskan uang untuk mencetak surat lamaran dan CV. Mengirim berkas ke perusahaan atau via email, datang seleksi,mengikuti rangkaian tes yang panjang hingga akhirnya lolos diterima kerja.

Ini artinya bisa jadi kita meraih posisi ini dengan mengalahkan puluhan, ratusan atau bahkan ribuan orang. Perjuangan yang berat ini pun telah membuat banyak orang bersedia tidak diterima dan berniat mendaftar kembali.

Ilustrasi Mencintai Pekerjaan. Sumber Zahir Accounting
Ilustrasi Mencintai Pekerjaan. Sumber Zahir Accounting

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN