Mohon tunggu...
Indra Rahadian
Indra Rahadian Mohon Tunggu... Pegawai Swasta

Pemerhati sosial dari sudut pandang kedai kopi/penikmat sastra/penonton huru hara politik.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Pada Bangku Kelas yang Berdebu

27 Oktober 2020   12:24 Diperbarui: 27 Oktober 2020   18:34 438 95 22 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Pada Bangku Kelas yang Berdebu
Ilustrasi olah pribadi

~  sebuah kerinduan

Anakku bertanya, ayah kapan aku bisa berangkat ke sekolah?
Kerinduan pada guru-guru tercinta begitu tebal
Belajar pada layar sentuh tak memuaskan hasrat dan jiwanya secara utuh
Karenanya ilmu adalah keterikatan batin nan kental
Menimba langsung dari sumur kebijaksanaan bernama guru

Nak, Ki Hajar Dewantara tidak mengajar berputar-putar
Beliau membimbing dengan tuntunan
Beliau memandu dengan teladan
Nak, Dewi Sartika tidak menyerah pada masalah
Beliau membanting rantai dogma dalam tong sampah
Beliau perkasa dalam tinta sejarah dengan merendah.

~ bangku kelas yang berdebu

Kala guru bertarung dengan pembaruan dalam tumpukan kertas dan kisi-kisi
Anak-anakku merindu sampai membatu dalam kepasrahan menanti waktu
Diangin-angin bayangan, suasana kelas penuh suka cita
Menerka cerita pada senyum hari esok saat semua kembali berjumpa
Kehangatan
Ilmu
Guru

Aku berbisik lirih pada angin seraya mengusap rambutnya..

Gurumu juga rindu..

Indra Rahadian
Batam, Oktober 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x