Galih Prasetyo
Galih Prasetyo penulis lepas

priaibra.com | bomber.id | ayah pria ibra

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Mengenal Luis Menotti "Tuhannya" Sepak Bola Argentina

7 Desember 2018   14:54 Diperbarui: 7 Desember 2018   22:46 685 4 0
Mengenal Luis Menotti "Tuhannya" Sepak Bola Argentina
Luis Menotti | deutschlandfunk.de

Era 70-an menjadi masa bersemi sepakbola Argentina, di medio tahun tersebut kekuataan sepakbola Tim Tango begitu ditakuti oleh banyak negara di seluruh penjuru dunia. Jika di tahun tersebut, Eropa memiliki Belanda dengan kekuataan Total Football-nya, sepakbola Argentina dibangun secara estetis dengan mengandalkan kekuataan fisik, skill, serta kecakapan dalam memainkan taktik.

Kecapakan sepakbola Argentina itu tak lepas dari sosok satu ini, pria yang rambut hitam bergelombang dengan cambang dipelihara serta mata biru yang mencolok, Cesar Luis Menotti.

Di Argentina, Menotti memiliki julukan El Flaco atau si langsing merujuk pada postur tubunya yang sekilas bisa kita katakan sangat krepeng. Pria kelahiran 5 November 1938 ini dianggap banyak orang sebagai sosok yang apatis terhadap lingkungan sekitar, terkesan menyindiri, dan kutu buku.

Namun jangan pernah menilai buku dari covernya, jangan nilai juga Menotti dengan perawakan luarnya, ia justru dianggap sebagai mastermind sepakbola Argentina. Menotti ialah orang yang mampu membawa titel Piala Dunia 1978 dengan mengalahkan kekuatan Total Football milik Belanda.

Gelar Piala Dunia 1978 jadi pembalasan sempurna yang dilakukan Menotti dan Argentina terhadap Belanda, pasalnya di Piala Dunia 1974, Tim Tango dibuat malu dengan hanya menduduki peringkat terakhir babak kualifikasi Grup A Piala Dunia 1974. Belanda dengan Johan Cruyff-nya sukses menghajar Argentina dengan 4 gol tanpa balas di Parkstadion, Gelsenkirchen. Kekalahan yang membuat Menotti menaruh dendam kesumat terhadap Belanda.

Sebagai seorang mastermind di sepakbola Argentina, lumpatan terbaik Menontti sebagai pelatih ialah membawa klub Meksiko, Huracan mampu mengalahkan raksasa Argentina saat itu Rosario Central dengan skor telak 5-0 di final kompetisi Metropolitano.

"Ada permainan indah yang ditunjukkan Huracan di 2x45 menit laga. Keahlian skill, passing serta kecerdasan para pemain memainkan otaknya di tengah lapangan sungguh mengagumkan. Inilah ciri khas seorang Menotti," tulis salah satu media Argentina saat itu.

Menotti disebut-sebut mampu menciptakan metodologi baru dalam urusan taktik saat itu. Banyak orang menyebut metodologi taktik dirinya seperti menciptakan 'anti football'. Pasalnya Menotti sendiri memiliki taktik yang berbeda dengan kebanyakan pelatih di eranya. Ia lebih suka memainkan taktik dengan penuh filosofi.

Pergerakan bola yang lihai, umpan-umpan cepat, serta kekuatan motivasi adalah konsep yang diterapkan Menotti di dalam timnya sebagai rumus kemenangan yang utama. Menotti sendiri menyebut taktiknya sebagai 'sepakbola sayap kanan'.

"Sepakbola sayap kanan itu saya artikan bahwa hidup adalah sebuah perjuangan. Ini menuntut kita berkorban. Kita harus menjadi kuat dan menang dengan metode yang indah," kata Menotti seperti dikutip dari faz.net

Kekinian sebenarnya banyak pelatih yang 'berguru' dengan cara serta taktik kepelatihan Menotti. Satu pelatih yang dianggap begitu sama dengan mempraktekkan gaya dari pelatih yang doyan ngebul dengan rokok tersebut ialah Louis van Gaal. Thesefootballtimes.co menyebut bahwa sepakbola Menotti ialah mimpi basah dari seorang Louis van Gaal. Pria Belanda itu memadukan kesenian dan filosofi di tiap taktik yang ia gunakan, memabukkan serta memikat.

Meski pada akhirnya keduanya memiliki perbedaan bak langit dan bumi jika bicara prestasi yang diraih. Menotti dihormati sedemikan rupa tak hanya di Argentina namun di banyak Negara, sedangkan untuk LvG? Silahkan tanyak sosok ini ke suporter Man United.

Van Gaal satu dari sekian banyak pelatih yang kemudian dianggap sebagai 'the Menottistas', sebutan yang dialamatkan ke mereka yang begitu mengagukan Menotti sebagai pelatih sepakbola yang mengedepankan taktik bermain indah untuk mendapatkan hasil akhir.

Bicara soal taktik bermain indah untuk meraih hasil terbaik jangan pernah tanyakan Jose Mourinho soal sosok Menotti, kita tentu bisa tahu jawaban The Spesial One seperti apa. Coba tanyakan sosok Menotti misalnya ke eks pelatih Timnas Argentina yang juga legenda hidup tim Tango, Diego Maradona.

"Setiap kali El Flaco bicara, pikiranku mendadak sunyi. Itu terjadi karena El Flaco adalah Tuhan!" kata Maradona.