Mohon tunggu...
Gaya Hidup

Peradaban Baru Indonesia, Tergantung Aku dan Kamu

10 Desember 2018   20:19 Diperbarui: 10 Desember 2018   20:26 0 0 0 Mohon Tunggu...
Peradaban Baru Indonesia, Tergantung Aku dan Kamu
212-3-5c0e6974bde5754fe818d643.png

Untuk semua yang ada di Monas dan menyaksikan melalui berbagai tayangan media sosial, pasti bisa lihat betapa Reuni 212 itu mengharukan hati, menyatukan jiwa. Semua ingin berbagi, semua santun, saling menghormati dan menyayangi. Bahkan rumput pun dihormati, tak terganggu. Tak ada sampah, tak ada yang kotor. Semua rapih, bersih, tertata baik. Dari hati sampai lingkungan menjadi indah.

Ternyata Jakmania pun ketularan hari ini membersihkan GBK setelah pertandingan selesai. Tak mau kalah dengan 212! Betapa menggembirakan.

212 bisa hidup terus, tak hanya di lapangan, tapi justru di dalam hati kita. Yuk, buktikan kita manusia yang santun, penuh kasih sayang dan penghormatan pada semua, selalu siap berbagi dan menyatu dalam suka dan duka bersama semua umat. Rangkul semuanya, karena semua layak mendapat penghormatan kita, termasuk lingkungan hidup.

Bangun reputasi agar kita bisa menyebar informasi yang terpercaya, dan kita pun tak lagi butuh media konvensional. Kita bisa belajar jadi wartawn, fotografer dan videografer sendiri. 

Semua tergantung kita. Bukan siapa-siapa lagi.

212 adalah awal dari sebuah peradaban baru
Dengan nilai-nilai saling asah, saling asih, saling asuh
Jujur apa adanya, tidak ada yang berani bohong
Terpercaya, bisa dipegang dan jauh dari hoax.

212 adalah silaturahmi penuh kasih sayang
Saling rangkul, senyum sapa penih cinta kasih
Mendukung dan tidak menuduh atau menjatuhkan
Saling berbagi, membantu, menambah sahabat

212 bukti media konvensional tak perlu banyak-banyak
Yang ada sudah cukup membawa dampak luas
Mendorong pendukungnya untuk mulai belajar
Pakai media sosial untuk kebaikan semua

Jadi kalau kita cinta 212, mari bangun peradaban ini
Bawa nilai-nilai ini dalam hidup sehari-hari
Dengan hati yang bersih, lingkungan yang rapih
Ada yang tak suka? Tak apa, tetap kita kasihi

Beda piihan? Wajar, tiap orang bebas memilih kan?
Yang sahabat tetap sahabat, saudara tetap disayang
Ada yang menyakiti, menuduh, menghina?
Sayangi saja, kasih senyum, rangkul dan doakan

Semoga keindahan persaudaraan ini bisa terjaga
Penghormatan kita berlimpah untuk semua
Yang beda agama, pilihan, atau cara pandang
Semua hanya untuk Allah dan Indonesia

Itu baru 212!
Bukan sejarah semata,
Tapi apa yang ada di aku, kamu dan kita.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x