Mohon tunggu...
Indah Novita Dewi
Indah Novita Dewi Mohon Tunggu... Penulis - Hobi menulis dan membaca.

PNS dan Penulis

Selanjutnya

Tutup

Segar Pilihan

Sop Kacang Merah, Hidangan Favorit Masa Kecil sebagai Menu Berbuka dan Sahur

16 April 2022   06:45 Diperbarui: 16 April 2022   06:57 617
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sop Kacang Merah, Hidangan Favorit Masa Kecil Sebagai Menu Berbuka dan Sahur (Dokpri)

Ramadan sudah beranjak ke pertengahan bulan. Bagaimana buibu, masih semangat menyediakan menu berbuka dan sahur, kan? 

Pada dasarnya, menyiapkan menu berbuka dan sahur itu sama saja dengan menu sehari-hari saat tidak puasa. Bedanya seperti ada keharusan untuk menyajikan sesuatu yang spesial. Spesial bukan dalam arti hidangan yang mahal, namun hidangan yang disiapkan dengan kesadaran bahwa hidangan itu akan dimakan oleh orang-orang yang berpuasa.

Jika tiba waktu berbuka, maka orang yang berpuasa butuh sesuatu yang segar dan menyejukkan. Ibaratnya hidangan tersebut  menjadi  reward karena telah menunaikan ibadah menahan haus, lapar, dan nafsu. Jika saatnya sahur, maka hidangan itu sebaiknya diperkirakan mampu membuat orang kuat dan bertahan hingga adzan maghrib berkumandang.

Di sisi lain ibu-ibu biasanya berpikir praktis dan membuat satu menu yang bisa dimakan saat buka sekaligus bisa dihangatkan untuk sahur. Betul, tidak? Saya pun demikian.

Salah satu hidangan yang cocok untuk dimakan menemani nasi saat berbuka dan juga sahur adalah sop kacang merah. Sop yang satu ini merupakan hidangan favorit saat saya kecil.

Mama saya dulu biasa membuat sop kacang merah yang juga ia sebut 'brenebon'. Sop kacang merah yang dimasak dengan daging yang empuk dan banyak seledri. Tak lupa kawan-kawannya seperti wortel, kentang, dan buncis. Variasi lainnya tentu saja dipersilakan terserah yang masak.

Kebetulan ada kacang merah kering di kulkas, jadi saya merendamnya terlebih dahulu sejak pagi, lalu merebusnya hingga empuk sebagai persiapan masak sore hari. Kali ini saya akan mencampur kacang merah dengan wortel, kentang, buncis, ceker ayam, dan bakso sapi. Daging? Kali ini saya skip.

Setelah merebus kacang merah secara terpisah, saya mengupas wortel, kentang, dan buncis lalu memotong-motongnya. Saya juga merebus bakso secara terpisah, karena si bakso sapi dalam keadaan beku. Ceker ayam sudah dalam kondisi matang di dalam kulkas, dan saya rebus ulang dengan sereh, daun jeruk, dan daun salam agar baunya lebih segar.

Setelah semua bahan siap, saya merebus air di panci. Sambil menunggu air mendidih, saya memotong-motong setengah bawang bombay dan sesiung bawang putih. Duo bawang ini saya tumis hingga harum dan dimasukkan ke dalam air di panci. Lalu secara berturut-turut saya masukkan kentang, wortel, kacang merah, buncis, ceker, dan bakso (yang sudah dipotong sesuai selera) ke dalam air di panci.

Saat semua bahan sudah matang dan empuk, saya merajang daun bawang dan seledri, lalu memasukkannya ke dalam panci. Berikutnya tinggal dibubuhi garam secukupnya, dan tes rasa - jika sedang tidak berpuasa. Kalau sedang puasa, tes rasa bisa ditunda dan tinggal ditambah garam pas maghrib tiba.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Segar Selengkapnya
Lihat Segar Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun