Mohon tunggu...
Indah Noing
Indah Noing Mohon Tunggu... Lainnya - Maminya Davinci

Ibu rumah tangga biasa, punya 3 krucils, pernah bekerja sebagai analis laboratorium klinik selama 10 tahun. Selalu berharap Indonesia bisa maju dan jaya tak kalah dari negeri yg baru merdeka.

Selanjutnya

Tutup

Travel Story

Alat Elektronik Teman Travelling ke Eropa

11 Desember 2016   00:03 Diperbarui: 11 Desember 2016   08:01 272
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="travelling bersama keluarga ke Hungary & negara tetangganya (foto ; dokpri)"][/caption]

Banyak negara di dunia ini memperbagus industri pariwisatanya untuk meningkatkan jumlah pendapatan negaranya dari sektor pariwisata. Berbagai macam cara dilakukan agar bisa mendatangkan para wisatawan (traveller) datang berwisata ke negara tersebut. Bisa dengan mempercantik lokasi wisata tersebut sehingga makin indah dan makin nyaman, serta  adanya perbaikan di banyak infrastruktur makin membuat wisatawan mudah mengunjunginya.

Pemerintah Indonesia juga berbuat serupa, selain memperbanyak dan mempercantik daerah wisata di tanah air, memperbanyak icon-icon wisata baru, Pemerintah juga memberikan fasilitas visa gratis kepada orang asing dari 169 negara untuk berkunjung ke Indonesia selama 30 hari, Pemerintah berharap jumlah wisatawan yang datang berwisata ke Indonesia akan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Negara-negara di Eropa yang tergabung dalam Uni Eropa pun memudahkan wisatawan dengan memberikan visa Schengen, sehingga wisatawan bisa berkunjung travelling ke beberapa negara yang yang tergabung dalam Uni Eropa tanpa perlu mengurus visa dari tiap negara yang akan dikunjunginya.
Nah, makin ingin mengunjungi lokasi wisata impian kita kan?

Hari gini siapa sih yang enggak demen travelling? Jalan-jalan wisata gitu lho… Pasti banyaklah alasan orang ingin pergi travelling. Alasannya bisa karena ingin menghabiskan masa liburan dari pada cuma di rumah saja tanpa melakukan apapun, bosan jugalah.

Bisa juga karena ingin menghilangkan stress akibat runitinas sehari-hari. Bisa juga karena rasa penasaran ingin mengetahui daerah-daerah wisata yang fotonya diupload teman-teman di jejaring media social. Ingin menambah wawasan berjumpa dengan orang asing dan mempelajari bahasa dan budaya asing di negeri yang berbeda iklimnya dengan tanah air, dan lain-lain. Tentu saja masih banyak alasan lainnya yang bikin orang ingin travelling.

Biasanya setelah travelling maka wajah terlihat lebih segar, lebih sehat , siap berkutat dengan rutinitas sehari-hari.

Travelling itu memang disadari atau tidak ternyata merupakan kebutuhan kita juga lho. Jadi ya kalau bisa kita musti menyisakan sedikit dari pendapatan kita untuk ditabung khusus buat biaya travelling. Apalagi kalau travelling sudah menjadi hobbi, berarti bukan sedikit lagi, melainkan sebagian besar pendapatan kita musti disisihkan buat biaya travelling. Jangan sampai gak terpenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan yaa cuma gara-gara travelling.

Ada baiknya sebelum travelling, kita cari informasi tentang daerah wisata yang ingin kita kunjungi. Sesuaikan dengan dana kita sisihkan untuk travelling, jangan sampai kita kehabisan uang di tengah perjalanan wisata. Pemesanan tiket baik pesawat, kereta bisa dilihat dan dipesan secara online. Pilihlah kendaraan, hotel yang nyaman yang sesuai keinginan. Buatlah rencana kegiatan selama beberapa hari liburan, daerah wisata mana saja yang ingin kita kunjungi.

 Nah saat travelling jangan lupa nih barang barang bawaan kita juga harus diperhatikan lhoo.. Jangan sampai nih kita kelupaan membawa barang yang kita butuhkan. Malah barang yang gak dibutuhkan terbawa. Usahakan pakaian yang dibawa disesuaikan musim yang kira-kira tengah berlangsung di daerah wisata yang kita kunjungi. Paling repot kalau di masa peralihan musim dingin ke panas, maka kita harus menyediakan baju untuk kedua musim tersebut. Usahakan baju digulung saja supaya muat di tas atau koper kita.

[caption caption="Di Puncak Dachstein Austria ini sangat dingin walau sedang musim pana,. Tadi di kaki gunung kami masih pakai baju musim panas, sampai atas gunung langsung rangkapkan pakai baju musim dingin. (Foto:dokpri)"]

[/caption]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun