Mohon tunggu...
Indah Gayatri
Indah Gayatri Mohon Tunggu... Penulis Lepas

Rayakan Perbedaan

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Tepat! Pradi-Afifah Usung Visi "Kota Depok Mengayomi Semua"

16 September 2020   13:48 Diperbarui: 16 September 2020   13:54 32 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tepat! Pradi-Afifah Usung Visi "Kota Depok Mengayomi Semua"
sumber foto: Instagram @afifahalia_ST

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok menjadi ajang pertarungan konsep visi-misi dari dua kandidat calon. Konsep inilah nantinya akan menjadi penentu ke arah mana Kota Depok akan dibawa dalam 5 tahun mendatang.

Sebagaimana diketahui, Pilkada Depok akan diikuti oleh dua pasangan bakal calon, yakni Pradi-Afifah dan Idris-Imam Budi Hartono.

Meski Idris dan Pradi sebelumnya sama-sama dari petahana, namun diantara keduanya tampak perbedaan konsep yang cukup signifikan.

Pasangan Pradi Supriatna dan Afifah Alia mengusung konsep visi, "Kota Depok Mengayomi Semua". Visi tersebut kemudian diturunkan dalam beberapa pokok pikiran.

Pertama, "Kota Depok Mengayomi". Terkait ini, pasangan Pradi-Afifah ingin mewujudkan pemerintah kota yang berperan sebagai penyedia layanan, memberi perlindungan dan rasa aman, serta bertanggung jawab memfasilitasi warga dalam mengusahakan kehidupan yang layak.

Kedua, "Depok Milik Semua", dimana pemerintah kota akan menyediakan layanan perlindungan dan kesejahteraan terhadap semua warga tanpa diskriminasi dengan akses yang mudah. Selain itu juga memelihara lingkungan hidup agar mendukung rasa aman, perlindungan, dan kesejahteraan warga.

Konsep "Mengayomi" dan "Milik Semua" yang diusung oleh Pradi-Afifah ini bukan tanpa latar belakang historis.

Inti dari konsep yang diusung mereka terletak pada keinginan untuk mewujudkan pemerintahan kota yang inklusif, berdiri di atas semua kelompok, dan bukan hanya milik golongan tertentu saja.

Harapannya, pemerintah kota bisa melindungi dan memfasilitasi semua warganya. Terlepas dari suku, agama, etnis, orientasi seksual dan pandangan politik mereka.

Pasalnya selama ini, Kota Depok tumbuh menjadi kota yang "dikuasai" oleh kelompok tertentu saja. Mereka berusaha mendorong Depok menjadi "prototipe" sebagaimana idealisasi ideologis mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN