Mohon tunggu...
Indah fatulmuarifah
Indah fatulmuarifah Mohon Tunggu... Filsafat pendidikan

Semangat untuk menggapai mimpi

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Filsafat Progresivisme dan Pemikiran Tokoh-tokohnya

5 Mei 2020   19:24 Diperbarui: 5 Mei 2020   19:31 4 0 0 Mohon Tunggu...

Assalamu'alaikumwr.wb

Pengertian filsafat pendidikan progresivisme

Pragmatisme merupakan suatu gerakan dan perkumpulan yang didirikan pada tahun 1918. Aliran ini berpendapat bahwa pengetahuan yang benar pada masa kini mungkin tidak benar pada masa mendatang. Pendidikan harus berpusat pada anak bukannya menfokuskan pada guru atau bidang muatan. Progresivisme mempunyai konsep yang didasari oleh pengetahuan dan kepercayaan bahea manusia itu mempunyai kemampuan-kemampuan yang wajar dan dapat menghadapi dan mengatasi masalah-masalah yang sifat menekan atau mengancam adanya manusia itu sendiri.

Pemikiran tokoh-tokoh filsafat progresivisme yaitu:

William James

Meupakan psikolog dan seorang filosof yang sangat terkenal dan ajarannya demikian pula kepribadiannya sangat berpengaruh di berbagai Negara Eropa dan Amerika. Meskipun demikian dia sangat pandai berceramah di bidang filsafat. James menyakinkan bahwa otak atau pikiran seperti juga aspek dari estitensi organis harus mempunyai fungsi gologis dan mempunyai kelanjutan hidup.

John Dewey

Adalah seorang profesor di Universitas di Cao dan Mologiak Amerika. Teori ini tentang sekolah adalah progresivisme yang lebih menekankan pada anak didik dan minatnya dari pada mata pelajarannya sendiri. Maka muncullah sentren kurikulum, progresivisme mempersiapkan anak pada masa kini di banding masa mendatang yang belum jelas seperti yang di ungkapkan dewan dalam bukunya bahwa pendidikan adalah proses dari kehidupan dan bukan persiapan masa yang akan datang. 

Hans Vaihinger

Berpendapat bahwa hanya mempunyai etik praktis persesuai dengan objeknya tidak  perlu di buktikan satu-satunya bagi berfikir ialah gunanya dengan bahasa Yunani pragma, untuk mempengaruhi dan kejadian-kejadian di dunia segala pengertian itu sebenarnya buatan semata-mata. Jika pengertian itu berguna untuk menguasai dunia bolehlah dianggap benar asal orang tau saja bahwa kebenaran tidaklah kecuali dan keliruan yang berguna saja.

Sekian dari saya dan terima kasih

Wassalamu'alaikumwr.wb.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x