Mohon tunggu...
indah tri winarni
indah tri winarni Mohon Tunggu... Guru - https://indahtriwinarni.wordpress.com/

https://indahtriwinarni.wordpress.com/

Selanjutnya

Tutup

Gadget Pilihan

Pergeseran Kebiasaan akibat Covid-19, Tenang Ada Kartu Tri

12 Juli 2020   12:49 Diperbarui: 12 Juli 2020   13:04 170
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Terjadinya bencana nonalam virus corona atau covid-19 telah menciptakan pergeseran kebiasaan manusia. Meskipun pergeseran tersebut dirasa menyusahkan dan lebih bersifat negatif karena merubah tatanan yang sudah ada, bila diresapi ternyata persepsi tersebut tidak seluruhnya benar. 

Saya sendiri merasakan, tentu sebelumnya sulit menerima kebiasaan yang baru tersebut. Apalagi saya yang berkecimpung di dunia pendidikan, sangat merasakan dampak covid-19 ini.

Biasa melakukan pembelajaran secara konvensional atau tatap muka langsung, sekarang mau tidak mau dihadapkan dengan pembelajaran jarak jauh yang sangat mengandalkan teknologi sebagai media pembelajaran. 

Mulai dari pembelajaran menggunakan media komunikasi whatsupp hingga aplikasi schoology, yang keduanya sangat tergantung dengan kuota internet. Tidak dapat dimungkiri, hadirnya internet telah memberikan manfaat besar bagi kehidupan, apalagi di tengah pandemi covid-19 yang tengah berlangsung.

Tinggal di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya Sragen yang lumayan jauh dari kota, membuatku harus selektif memilih kuota internet dengan koneksi lancar plus harga bersahabat dengan kantong, mengingat gaji mengalami pemotongan karena pandemi. Untungnya saya memilih kartu Tri untuk #kalahkanjarak akibat pendemi covid-19.

Layanan Jaringan 3 Indonesia sangat memudahkan dalam pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran atau diskusi bersama siswa melalui whatsupp berjalan lancar. 

Menggunakan schoology tidak menemukan kendala yang berarti. Seperti mencari materi tambahan dari internet, mengolahnya menggunakan aplikasi android yang menurut saya hasilnya lebih menarik meskipun kuota internet harus daring terus, tidak masalah bila menggunakan kartu Tri. 

Lalu materi saya unggah dalam bentuk teks, presentasi ppt, dan sesekali video. Selain pembelajaran daring, guru tentunya memerlukan banyak komunikasi dengan guru lain. Rapat kelulusan siswa kelas XII sampai pembagian rapor yang sebelumnya diisi pengajian, kami lakukan melalui aplikasi zoom.

Pergeseran kebiasaan yang terjadi tiba-tiba ini awalnya membuat saya pesimis, apakah saya mampu merubah gagap teknologi menjadi melek teknologi. 

Menjadi pekerjaan rumah bagi saya dan pendidik lain yang masih canggung menggunakan teknologi. Karena saat ini dunia pendidikan harus selalu mengikuti perubahan zaman. Tepatnya mengikuti perkembangan teknologi. Dengan begitu peserta didik ikut memahami teknologi dan kelak mampu menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi umat manusia.

Aturan pemerintah agar selalu jaga jarak jika keluar rumah dan sangat disarankan untuk tetap di rumah, membuat saya lebih banyak di rumah. Awal penerapan bingung apa yang harus dilakukan, apakah saya memilih untuk banyak rebahan atau mencari kesibukkan dadakan untuk mengisi masa pandemi ini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun