Indah Amalia
Indah Amalia guru

seorang guru sekolah dasar

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Antara Strategi, Metode, Teknik Plus Taktik

24 November 2010   01:12 Diperbarui: 26 Juni 2015   11:21 523 0 0
Antara Strategi, Metode, Teknik Plus Taktik
12905601531126550261

Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran yang bertujuan. Pertama-tama, uraian singkat tentang perbedaan antara ketiganya. Secara hierarkis telah digambarkan dalam pada gambar di atas. Metode pembelajaran adalah prosedur, urutan,langkah- langkah, dan cara yang digunakan guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran merupakan jabaran dari pendekatan. Satu pendekatan dapat dijabarkan ke dalam berbagai metode pembelajaran. Dapat pula dikatakan bahwa metode adalah prosedur pembelajaran yang difokuskan ke pencapaian tujuan. Dari metode, teknik pembelajaran diturunkan secara aplikatif, nyata, dan praktis di kelas saat pembelajaran berlangsung. Teknik adalah cara kongkret yang dipakai saat proses pembelajaran berlangsung. Guru dapat berganti- ganti teknik meskipun menggunakan metode yang sama. Satu metode dapat diaplikasikan melalui berbagai teknik pembelajaran. Bungkus dari penerapan pendekatan, metode, dan teknik pembelajarantersebut dinamakan model pembelajaran. Sebagai gambaran/ilustrasi, saat ini banyak model jilbab model bermacam-macam, ada yang tsunami, ada yang manohara, khumaira, yang mungkin penamaan tersebut terinspirasi dari kejadian luar biasa/orang yang sedang nge tren di teve. Sebagai sebuah model, jilbab tersebut punya ciri tertentu yang berbeda dengan jilbab model lain meskipun dibuat berdasarkan pendekatan, metode, dan teknik yang sama. Perbedaan tersebut terletak pada sajian, bentuk, warna, dan disainnya. Sementara taktik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Misalkan, terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi, sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, tetapi lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu. Dalam gaya pembelajaran akan tampak keunikan atau kekhasan dari masing-masing guru, sesuai dengan kemampuan, pengalaman dan tipe kepribadian dari guru yang bersangkutan. Dalam taktik ini, pembelajaran akan menjadi sebuah ilmu sekalkigus juga seni (kiat). Dalam pembelajaran, guru dapat berkreasi dengan berbagai model pembelajaran yang khas secara menarik, menyenangkan, dan bermanfaat bagi siswa. Model guru tersebut dapat pula berbeda dengan model guru di sekolah lain meskipun dalam persepsi pendekatan dan metode yang sama. Dengan variasi dan kreasi kemasan pembelajaran yang berbeda-beda, guru telah melakukan pembaharuan dalam pembelajaran. Pembaharuan strategi, metode, dan teknik pembelajaran ini bertujuan menciptakan pembelajaran aktif dan berkesan di otak anak.