Mohon tunggu...
Inayatun Najikah
Inayatun Najikah Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis Lepas, Pecinta Buku

Belajar menulis dan Membaca berbagai hal

Selanjutnya

Tutup

Diary

Bersamanya

14 September 2022   23:01 Diperbarui: 14 September 2022   23:03 52 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dok. Pribadi (Inayatun Najikah) 

Kali kedua melakukan perjalanan jauh bersamanya. Setelah yang pertama menuju kota Istimewa, kali ini bertujuan ke kota tetangga. Bukan karena ingin bertamasya, tapi dalam rangka menghadiri acara sebagai peserta.

Perjalanan kali ini terasa berbeda. Sebab saya begitu menikmati setiap guncangan akibat jalanan yang banyak lubangnya. Sepanjang perjalanan yang terbentang jarak kurang lebih 42 kilometer, kami saling tertawa dan bercerita apa saja. Meski kaki dan punggung terasa capeknya.

Kami mengendarai sepeda motor menuju kesana. Saya memeluknya dari belakang. Dan saya merasa waktu seakan berjalan cukup cepat dari biasanya. Andai saya bisa meminta kepada Tuhan, maka waktu akan saya minta berjalan pelan-pelan saja. Karena saya tak ingin momen seperti ini berlalu dengan segera.

Saya tau bahwa dia tak menyukai acara seperti itu. Ia tak suka akan keramaian dan sejenisnya. Saat kutanya mengapa, lantas dia menjawab, "Demi Kamu".
Siapa yang tak merasa bahagia. Ditemani dan dibahagiakan oleh orang tersayang hanya untuk sebuah kebahagiaan diri.

Namun bukan tanpa alasan saya mengikuti kegiatan semacam itu. Ada sesuatu yang membuat saya memang harus mengikutinya. Dan dia tak rela jika melepas saya pergi seorang diri. Hingga pada akhirnya dia memutuskan untuk mengikutinya juga.

Dalam hati saya bertanya,
"Sebegitu besarkah cintanya kepada saya?"

Namun untuk menjawab pertanyaan saya, cukup melihatnya berdasarkan hal-hal sederhana yang sering ia lakukan maupun yang ia berikan untuk saya. Cintanya bukan hanya untuk membahagiakan saya, tetapi juga untuk kebahagiaan dirinya. Sehari bersamanya, rasanya selalu ingin saya lakukan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan