Mohon tunggu...
Inayatun Najikah
Inayatun Najikah Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis Lepas, Pecinta Buku

Belajar menulis dan Membaca berbagai hal

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Bahagia Itu Sederhana

7 September 2022   11:38 Diperbarui: 7 September 2022   11:42 122 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dok.Pribadi/Inayatun Najikah 

Saya sering mendengar banyak orang berkata bahwa bahagia itu sederhana. Sesederhana bagaimana mereka menciptakannya. Bahagia bukan hanya tentang sebuah pencapaian. 

Tapi lebih dari itu. Menikmati proses yang kadang naik dan turun, melewati rintangan yang datang silih berganti, adalah sebuah kebahagiaan bagi mereka yang mampu merasakannya.

Sama halnya dengan kisah perjalanan saya dengan laki-laki yang saya cintai. Apapun, bagaimanapun, dan dimanapun itu, asal bersamanya saya merasa bahagia. 

Hal-hal yang dilakukannya untuk saya, semua dari hati. Terlihat dari caranya memperlakukan saya. Dia selalu berusaha membuat saya agar senantiasa bahagia. Kalaupun ada air mata yang menetes, itu adalah bagian dari kebahagiaan itu sendiri.

"Mas akan selalu berusaha membuat sayang bahagia"

Kalimat itu yang mampu menghipnotis saya. Membuat saya selalu jatuh cinta padanya setiap hari. Ada saja hal yang ia lakukan hanya untuk membuat saya selalu tersenyum. 

Hal sederhana yang biasa ia lakukan untuk saya diantaranya, ia bersedia menemani kemanapun saya mau pergi, ia selalu berbagi suka dan duka, juga senantiasa memberikan kabar setiap harinya meski ia sedang sibuk.

Bagi saya, kehadirannya adalah kebahagiaan yang luar biasa. Dia yang selalu sigap saat saya tengah menginginkan sesuatu. Sesegera mungkin ia akan mengabulkannya. Dia adalah laki-laki terbaik versi saya. Meski ada beberapa hal yang menjadi kekurangannya, tapi itu tak masalah. Bukankah setiap manusia memang memiliki kelebihan dan kekurangan?

Ketika itu saya bercerita padanya tentang keinginan berkunjung ke salah satu destinasi yang ada di Kota Istimewa Yogyakarta. Lantas ia begitu antusias dan berjanji akan mengabulkan. Terbukti dari mulai membeli tiket bus untuk berangkat, sampai tempat penginapan dan segala sesuatu yang kami butuhkan disana, ia menyiapkannya secara matang. 

Begitu sempurna. Yogyakarta bukan sekadar menjadi tempat untuk berlibur, akan tetapi menjadi saksi kebahagiaan kami.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan