Mohon tunggu...
Imroatul Mahmudah
Imroatul Mahmudah Mohon Tunggu... Mahasiswa IAIN JEMBER
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Imro'atul Mahmudah IAIN JEMBER

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Filsafat Pendidikan Idealisme dan Tokoh-tokohnya

3 April 2020   06:01 Diperbarui: 3 April 2020   06:45 50 1 0 Mohon Tunggu...

1.    Filsafat idealisme adalah salah satu aliran filsafat pendidikan yang berpaham bahwa pengetahuan dan kebenaran tertinggi adalah ide. Semua bentuk realita adalah menifentasi dalam ide karena pandangannya yang idealis atau idealisme itulah dan sering disebut sebagai lawan aliran realisme. Tetapi aliran ini justru muncul atas flashback realisme yang menganggap realita sebagai kebenaran tertinggi. Secara logika antara idealisme dan realisme tidak bisa dipertentangkan. Idealisme menganggap bahwa yang konkrit hanyalah bayang-bayang yang terdapat dalam akal pikiran manusia. Kaum idealisme saling menyebut dengan ide atau gagasan, seseorang realisme tidak menyetujui pandangan tersebut. Kaum realisme berpendapat bahwa yang ada itu adalah yang nyata realdan bisa dipegang dan bisa diamati. Dengan kata lain sesuatu yang nyata adalah sesuatu yang bisa diinderakan bisa diterima oleh panca indera. Dalam konteks pendidikan paham ini mencita-citakan pemikiran atau ide tertinggi secara kelembagaan institusional, maka pendidikan akan didominasi oleh fakultas dan jurusan filsafat dan pemikian pendidikan. Metode yang digunakan oleh aliran-aliran ini adalah metode dialitik syarat pemikiran dan perenungan dialog. 

2.Filosofi Tokoh-Tokoh Idealisme

a.Plato menurutnya cinta adalah gambaran asli yang semata-mata bersifat rohani dan jiwa terletak di antara gambaran asli dengan bayangan dunia yang ditangkap oleh panca indera. Pada dasarnya sesuatu itu dapat dipikirkan oleh akal dan berkaitan juga dengan ide atau gagasan. Mengenai kebenaran tertinggi dengan dokrin yang dikenal dengan istilah ide. Plato mengemukakan bahwa dunia ini tetap dan jenisnya satu, sedangkan ide tertinggi adalah kebaikan. Kebaikan merupakan hakikat tertinggi dalam mencari kebenaran. Tugas ide adalah memimpin budi manusia dalam menjadi contoh bagi pengalaman. Manusia akan mengetaui jalan yang pasti sehingga dengan menggunakannya sebagai alat untuk mengukur mengklarifikasikan dan menilai segala sesuatu yang dialami sehari-hari. 

b.Immanuel Kant menyebut filsafat idealis trasedental atau idealis kritis dimana paham ini menyatakan bahwa pengalaman langsung yang kita peroleh tidak dianggap oleh pemiliknya sendiri melainkan ruang dan waktu  dalam forum intuisi kita. Dengan demikian ruang dan waktu yang dimaksudkan adalah sesuatu yang dapat membantu kita untuk mengembangkan intuisi. Pengetahuan yang mutlak sebenarnya memang tidak akan ada bila seluruh pengetahuan datang melalui indera. Akan tetapi, bila pengetahuan itu datang dari luar melaui akal murni dan tidak tergantung  pada pengalaman dapat disimpulkan bahwa filsafat idealis trasedental menitikberatkan pada pemahaman tentang sesuatu itu datang dari akal murni dan tidak bergantung pada sebuah pengalaman. 

c.Pascal menyimpulkan bahwa:

1)Pengetahuan diperoleh melalui 2 jalan yaitu akal dan hati. Jika akal dengan semua perangkat tidak dapat lagi mencapai suatu aspek maka hati lah yang akan berperan. Oleh karena itu, akal dan hati saling berhubungan degan satu sama lain. Apabila salah satu tidak berfungsi maka dalam memperoleh sesuatu pengetahuan itu mengalami kendala.

2)Manusia besar karena pikirannya namun ada hal yang tidak mampu dijangkau oleh manusia yaitu pikirannya sendiri. Manusia adalah makhluk yang rumit dan kaya akan variasi serta mudah berubah. Untuk itu matematika, pikiran, dan logika tidak akan mampu dijadikan alat untuk memahami manusia. Menurutnya alat-alat tersebut hanya mampu digunakan untuk memahami hal yang bersifat bebas kontradiksi yaitu yang bersifat konsisten karean ketidakmampuan filsafat dan ilmu-ilmu lain untuk memahami manusia, maka satu-satunya jalan adalah memahami kemampuan filsafat dan ilmu-ilmu lain untuk memahami manusia.

3)Filsafat bisa melakukan apa saja namun hasilnya tidak akan sempurna.

d.      David Hume pengalaman lebih dari rasio sebagai sumber pengetahuan baik pengalaman intens maupun ekstens. Semua ilmu berhubungan dengan hakikat manusia dan ilmu inilah yang menjadi satu-satunya dasar bagi ilmu-ilmu lain. Semua pengetahuan dimulai dari pengalaman indera sebagai dasar. Semua persepsi jiwa manusia terbentuk dari dua alat yang berbeda yaitu impresision dan ide. Dari keduanya perbedaan terletak pada tingkat kekuatan dan garis menuju kekuatan besar dan kasar disebut impresision. Sedangkan ide adalah gambaran kabur tentang persepsi yang masuk ke dalam pikiran. David Hume meruntuhkan teori rasionalisme yang mengatakan bahwa sumber pengetahuan adalah melalui rasio atau akal. Pengetahuan itu bersumber dari pengalaman yang diterima oleh kesan inderawi dan mendorong bahwa untuk menemukan suatu pengetahuan itu harus melalui pengalaman. Untuk membuktikan suatu kebenaran akan pegetahuan itu memerlukan observasi. 

e.      Imam Al Ghazali memiliki pengaruh dalam pikiran yang telah melebar ke seluruh dunia. Dikenal sebagai ahli fiqih, kalam, filosof, dan sebagai pembaharu dalam ajaran-ajaran agama Islam. Pendidikan adalah suatu sarana untuk menyebarluaskan keutamaan, membersihkan jiwa, dan sebagai media untuk mendekatkan manusia kepada Allah SWT. Dengan itulah pendidikan merupakan suatu ibadah dan sarana kemaslahatan untuk membina umat.

VIDEO PILIHAN