Mohon tunggu...
imas masitoh
imas masitoh Mohon Tunggu... Full time mom

Bandung

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Jualan Online Setelah Resign dari Kantor? Kenapa Tidak!

19 Oktober 2019   02:05 Diperbarui: 20 Oktober 2019   09:25 0 9 4 Mohon Tunggu...
Jualan Online Setelah Resign dari Kantor? Kenapa Tidak!
Ilustrasi jualan online setelah resign (Photo by William Iven on Unsplash)

Ketika seorang ibu rumah tangga memutuskan untuk resign dari kantor, pastinya ada hal-hal yang dikhawatirkan. Setelah resign apa yang bisa dilakukan selain pekerjaan rumah tangga, apakah nanti akan bosan jika tidak bekerja, apakah ilmu dan passion yang dilmiliki akan sia-sia, dan masih banyak hal-hal lainnya yang menjadi rasa khawatir dan bahkan muncul berlebihan. 

Begitupun dengan saya. Saat saya memutuskan berhenti bekerja, saya langsung berpikir apa yang bisa saya lakukan setelah kewajiban di rumah selesai dikerjakan. Hal apa yang bisa saya lakukan untuk mengupgrade kemampuan saya. Selain itu, hal yang penting juga ialah hal apa yang bisa saya lakukan supaya saya bisa mendapatkan penghasilan walaupun dari rumah. 

Mempunyai pengalaman dalam berjualan online saat kuliah dulu, akhirnya saya pun memutuskan untuk mencoba lagi ketika saya sudah resign dari kantor waktu itu. 

Berawal dari pertemuan dengan teman satu kelas di jurusan biologi saat kuliah dulu, akhirnya saya menemukan apa yang akan saya lakukan. Saya dan teman saya ternyata mempunyai keinginan yang sama. 

Ingin sibuk dengan hal-hal yang bermanfaat bagi diri kami sendiri dan juga untuk orang lain. Sama-sama aware tentang isu sampah, saat itu kami sama-sama belajar untuk menerapkan less waste dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya lahirlah ide untuk membuat sesuatu terkait isu less waste ini. Apa yang pertama kali kami lakukan? Berjualan. 

Ya, alasan mengapa kami berjualan produk-produk yang berkaitan dengan less waste ini karena kami ingin ikut serta membangun tren gaya hidup minim sampah pada orang-orang terdekat kami. 

Yah, dengan itu kami berharap orang-orang terdekat kami bisa ikut beralih untuk menerapkan less waste dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya jual-beli saja, tapi kami juga mencoba untuk memberikan beberapa informasi. 

Contohnya, kami menjual sedotan stainless, sebelum kami open order, kami membuat sebuah konten singkat, alasan mengapa harus menghentikan penggunaan sedotan plastik dan beralih ke sedotan stainless, menguraikan dampak lingkungan yang ditimbulkan terhadap penggunaan sedotan plastik juga uraian tentang sedotan stainless itu sendiri. 

Intinya, kami bukan hanya jual-beli saja, tapi juga ingin berbagi dan berharap menciptakan sebuah perubahan yang lebih baik. Perubahan seperti apa? Salah satunya ialah orang-orang lebih peduli tentang isu sampah plastik ini dan beralih menggunakan produk-produk yang bersifat less waste.

Cukup lengkap bukan, hal ini membuat saya terus belajar untuk menerapkan gaya hidup minim sampah dan mencoba untuk tidak menggunakan plastik lagi. Selain itu saya juga menjadi terdorong untuk belajar lebih banyak tentang isu lingkungan. Juga mengajak orang-orang terdekat untuk lebih peduli dengan isu ini dan apa yang saya lakukan ini bisa menambah pundi-pundi tabungan saya. 

Dari awal, sejujurnya mendapatkan keuntungan dalam bentuk uang bukan menjadi yang utama, tapi menjadi bonus. Sungguh nikmat bukan rasanya, sudah mendapatkan ilmu baru, ikut serta membawa perubahan yang lebih baik terhadap lingkungan, mendapatkan teman baru juga dari komunitas-komunitas yang aware tentang isu ini ditambah mendapatkan uang untuk menambah saldo tabungan pula. Saat ini saya dan teman saya terus berusaha mengembangkan usaha dan movement ini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3