Mohon tunggu...
Iman Agung Silalahi
Iman Agung Silalahi Mohon Tunggu... Freelancer - Pembelajar hidup sehat holistik

Selalu merasakan sebuah kebahagiaan tersendiri saat mitra kerja atau sahabat berhasil menemukan inspirasi dan keyakinan diri untuk mencapai apa yang diimpikannya. Tertarik menjadi pembelajar hidup sehat holistik sejak Februari 2021 setelah resmi menyandang status penderita diabetes tipe 2.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Insulin: Hormon Pengendali Kenaikan Kadar Gula Darah, Ada Keterbatasannya?

28 Oktober 2021   07:35 Diperbarui: 28 Oktober 2021   07:40 260 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: dreamstime.com

Halo semua sahabat dan kerabat, khususnya sesama diabetesi yang bersemangat. Salam hebat dan juga salam sehat!

Apa yang muncul di benakmu dan akan dilakukan olehmu ketika makanan kesukaanmu tersajikan di hadapan matamu?

Makanan kesukaan itu tidak cukup kalau cuma untuk sekedar satu cicipan. Tidak cukup juga kalau hanya untuk satu kali telan. Kalau boleh sih disantap sampai perut kekenyangan. Tidak peduli pada mata orang lain yang melotot terbelalak heran.

"Emangnya masalah buat Lo?"

Sebenarnya masalahnya bukan pada mata orang lain yang memelototi kamu. Masalahnya adalah bagaimana tubuhmu akan mengelola kadar gula darahmu setelah kamu menyantap makanan kesukaanmu itu.

Tubuh manusia memiliki sebuah sistem yang ciamik untuk  mengelola kadar gula darah. Sistem tersebut bernama sistem endokrin yang salah satu fungsinya adalah untuk mengendalikan kenaikan kadar gula darah melalui kerja hormon insulin.

Sampai seberapa efektifkah insulin mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuhmu? Yuk kita lihat bagaimana insulin berperan dalam mengendalikan kadar gula darahmu.

Tapi sebelumnya, saya akan terlebih dahulu memberikan sekilas info tentang diri saya.

Saya adalah seorang penderita diabetes melitus tipe 2, sebuah penyakit yang terjadi karena gangguan metabolisma akibat gaya hidup yang tidak sehat, khususnya akibat pola makan yang tidak seimbang.

Penyakit yang dikenal juga sebagai penyakit 'kencing manis' ini tidak ujug-ujug saya derita. Penyakit ini memerlukan waktu yang lama, bahkan puluhan tahun untuk perkembangannya, lalu menampakkan gejalanya, dan akhirnya melekat pada diri saya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan