Mohon tunggu...
Ilyani Sudardjat
Ilyani Sudardjat Mohon Tunggu... Biasa saja

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Mengintip Kampung Karang Kitri, Sentra Pembuat Rumah Kelomang

10 Desember 2019   11:04 Diperbarui: 10 Desember 2019   12:51 64 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengintip Kampung Karang Kitri, Sentra Pembuat Rumah Kelomang
Salah Satu Tempat Penjual Rumah Keong. Foto: Ilyani

Rumah kelomang yang lucu, biasanya suka dijual didepan sekolah. Tetapi sekarang sudah kian jarang ada. Apalagi di pusat ikan hias yang di jl. Sumenep Menteng Jakarta. Gak ada yang jual dari dulu kala

Bahkan kelomangnya juga sudah gak ada lagi (hanya satu lapak yang jual). Kupikir, waduh kelomang sudah punah nih, sambil merasa bersalah karena Adra hobi kelomang. Huhuu, ikut bikin punah?

Dan di suatu minggu lalu (8 Des'19), Adra tetiba mau ke Bandung, pengen beli rumah kelomang ini. Dia ingat pernah beli di depan taman lalu lintas.  Bersikeras mau ke Bandung. 

Akhirnya kucari di google dimana dapetnya di Jakarta. Ada di Koja, Jakut. Tetapi hanya satu pengrajin. 

Terus dapat berita dari ayobekasi.net tentang Kampung Karang Kitri Bekasi, Kampung dimana banyak penduduknya yang khusus bikin rumah kelomang.

Kamipun meluncur kesana berbekal Google maps. Hanya 34 menit dari Kalibata. Jalanan lancar, maklum hari minggu. Setiba disana kami sempat nanya sekali dimana tepatnya Sentra ini. Dapet deh disepanjang jalan para Penjual Rumah kelomang.

Disalah satu toko kami singgah. Adra senang banget. Berbagai rumah rumahan aneka model ada. Bahkan ada banyak sekali kelomang di Bak nya. Adra pun asik milih rumah kelomang dan kelomangnya sendiri. Aku sendiri lega, berarti kelomang belum punah.

Aku nanya ke ibu yang jual. Ternyata usaha ini sudah dilakukan oleh orangtuanya. Mereka pionir, kemudian tetangganya ikut bikin. 

Jadilah sepanjang jalan pada bikin. Yang beli biasanya grosiran, Bahkan dari luar provinsi.  Harganya murah banget, Rp 5 ribu untuk rumah yang ukuran besar. Yang kecil hanya Rp 3 ribu. Apa menguntungkan? Ya, lumayanlah, kata si ibu.

Semoga Sentra ini bisa mendapat perhatian pemdanya. Supaya ekonomi warganya kian berkembang. Meningkatkan akses pemasarannya (Saya lihat belum online penjualannya), juga teknik pembuatannya. 

Oh iya, rumah rumahan ini bukan untuk tempat tinggal kelomangnya ya... karena tidak kondusif, tidak sesuai dengan habitatnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x