Mohon tunggu...
Ilyani Sudardjat
Ilyani Sudardjat Mohon Tunggu... Biasa saja

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Wafatnya Mursi dan Kenangan Revolusi Mesir

19 Juni 2019   11:45 Diperbarui: 19 Juni 2019   11:48 0 2 0 Mohon Tunggu...

Pada hari Senin, 17 Juni 2019, Mursi, mantan Presiden Mesir, wafat setelah berbicara di pengadilan. Mursi wafat, setelah 6 tahun dipenjara sebagai tahanan politik dengan ancaman hukuman mati.

Jadi teringat kembali Revolusi Mesir tahun 2011. Suami saya pergi ke Mesir tanggal 8 Februari 2011, 3 hari sebelum Mubarrak jatuh akibat simultan demo besar besaran yang terjadi di Mesir. 

Ketika Mubarrak jatuh, betapa euforianya rakyat Mesir. Bersuka cita turun ke jalan. Merasa bebas dan merdeka. Menatap masa depan yang lebih gemilang untuk Mesir.

Kejatuhan Mubarrak dilanjutkan oleh wakilnya sebagai pemerintahan transisi, yang diamanatkan segera mengadakan Pemilihan umum, memilih Presiden dan legislatif.

Saya ikut menyusul ke Mesir di bulan Mei 2011. Di tengah musim yang cukup dingin. Suami menjemput dengan supir orang Mesir dan kami bermukim di apartemen di area yang cukup menyenangkan, karena bertrotoar luas dengan taman yang cukup besar didekatnya, dengan kerimbunan pohon yang hijau dan berbunga Indah.

Saya juga antusias menyaksikan sebuah negara yang tengah melalui salah satu fase terpentingnya, transisi Revolusi Mesir. 

Jadi kami sebagai orang asing justru datang disaat orang asing pada keluar Mesir karena khawatir masalah keamanan. Alhamdulillah, kami cukup Aman hingga bisa jalan jalan juga ke penjuru Mesir, termasuk ke Sinai, Giza, Luxor, Pantai Laut Merah Sammer el Sheikh yang indah.

Demo demo masih terus berlangsung setelah Mubarrak jatuh. Baik demo terkait tuntutan Pemilu yang terus ditunda, hingga hubungan luar negeri, dengan tetangga terdekatnya, Israel, Palestina, dan negara negara Teluk.

Kami juga ikut menyaksikan antrian panjang rakyat yang mengikuti Pemilu. Itu terjadi pada bulan Juni 2012, ketika melalui Pemilu paling demokratis di Mesir, Mursi terpilih 57% . Ikhwanul Muslim juga memenangkan parlemen. 

Betapa besar harapan ketika itu terhadap Mursi. Betapa besar masalah yang dihadapi Mesir, terutama masalah ekonomi, karena ketika itu kas negara saja sulit untuk membayar pegawai negeri sipil. 

Kemudian juga rumitnya menata hubungan sipil militer, menata hubungan antar kelompok masyarakat. Setiap kelompok memiliki kepentingan, bagaimana menata kepentingan yang berbeda tersebut?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x