Mohon tunggu...
Ilyani Sudardjat
Ilyani Sudardjat Mohon Tunggu... Biasa saja

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

Selanjutnya

Tutup

Kotak Suara Pilihan

5 Faktor Ini Membuat Pemilih Sulawesi Bergeser Mendukung Prabowo?

3 April 2019   11:03 Diperbarui: 3 April 2019   11:28 0 7 2 Mohon Tunggu...
5 Faktor Ini Membuat Pemilih Sulawesi Bergeser Mendukung Prabowo?
Sandiaga di Palopo, Sulsel. Sumber: twitter Sandiaga

Pulau Sulawesi memiliki 6 provinsi. Pada kontestasi pilpres tahun 2014, Jokowi JK  menang telak disini, menguasai 5 provinsi, yaitu Sulut, Sulteng, Sulsel, Sulawesi Tenggara, Sulbar (rentang 54%-73%). 

Prabowo Hatta hanya menang di Gorontalo. Kemenangan Jokowi JK diatas 70% terjadi di provinsi Sulsel (71,43%) dan Sulbar (73,37%). 

Nah bagaimana di tahun 2019 ini? Apakah akan mendulang kemenangan yang sama? Kalau perkiraan saya, ada 5 faktor yang akan membuat pemilih bergeser menuju kemenangan Prabowo Sandiaga:

1. JK bukanlah Cawapres Jokowi lagi. Beda nilainya dukungan dengan posisi sentralnya dulu sebagai cawapres Jokowi. Pengaruh keluarga JK sangat kuat di Sulsel khususnya dan Sulawesi umumnya.

Apalagi sebagian keluarga Kalla terangan terangan mendukung Prabowo. Saperti Erwin Aksa dan hadirnya Fatimah Kalla di acara kampanye Prabowo di Makassar.

2. Beberapa provinsi yang mengandalkan dunia perikanan untuk menopang ekonominya sangat terpukul karena kebijakan pusat larangan cantrang, ijjn kapal yang dipersulit, pembatasan penangkapan lobster dan kepiting. 

Seperti curhat Gubernur Sulut di Bappenas bulan November 2018, dia menyebutkan bagaimana ekonomi Sulut terpukul karena berbagai kebijakan KemenKKP. Nelayan tak bisa melaut, kapal tak bisa berlayar karena ijin tak keluar. Dan dampak rantai ekonominya panjang, termasuk banyaknya pabrik pengolahan ikan yang kolaps kekurangan pasokan ikan.

3. Penanganan pasca bencana di Palu, Sulawesi Tengah. Tsunami dan likuifaksi yang terjadi bersamaan dengan acara Palu nonomi yang digagas Pemkot Palu didukung oleh Kemenpar, merupakan musibah dahsyat yang menimpa penduduk Palu. Ribuan orang wafat, dan puluhan ribu lagi masih berada di pengungsian.

Ketika terjadi bencana tentu penanganan menjadi fokus. Tetapi bagaiaman pasca bencana? 40.000 orang masih tinggal di tenda? Setelah 6 bulan berlalu?

4. Konflik yang berakar pada kecemburuan sosial terjadi di beberapa tempat di Sulawesi. Konflik itu antara warga lokal dengan pelaku usaha dan pekerja Tiongkok, yang banyak terdapat di Morowali dan Konawe. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x