Ilyani Sudardjat
Ilyani Sudardjat Relawan

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara Pilihan

Sentuhan Prabowo Membebaskan Wilfrida

14 Maret 2019   15:58 Diperbarui: 15 Maret 2019   01:06 196 1 0
Sentuhan Prabowo Membebaskan Wilfrida
Senyum Bahagia Wilfrida | sumber: detik.com

Di NTT, kasus TKI yang wafat di luar negeri meningkat pesat. Tahun 2018, nyaris 100 yang wafat. Entah karena sakit atau kecelakaan kerja atau hal lain? 

Yang jelas terlihat betapa lemahnya perlindungan TKI ini di luar negeri. Bahkan banyak yang merupakan korban human trafficking?  Banyak juga yang terlibat kasus hukum?

Dan apakah kasus mereka mencuat di skala nasional? Tampaknya tidak? Jadi teringat upaya Prabowo dalam menyelamatkan TKI. Salah satu TKW yang nyaris dihukum mati adalah Wilfrida, TKW asal NTT yang dituduh membunuh majikannya (2012). Wilfrida diduga adalah korban human trafficking?

Prabowo mengetahui kasus ini dari laporan Gerindra NTT. Begitu mengetahuinya Prabowo langsung berangkat ke Malaysia, menyewa pengacara paling terkenal di Malaysia. Proses pengadilan dikawal terus. Wilfrida dibebaskan di pengadilan rendahnya tetapi malah kejaksaan Malaysia banding. Inipun prosesnya Prabowo tetap mengikuti. 

Wilfrida bebas tahun 2015 setelah pengacara membuat pembelaan yang luarbiasa di Mahkamah Rayuan (Mahkamah Agung disini kalik ya?).

Selain itu, Prabowo juga pernah membantu TKI yang terlunta lunta di Yordania untuk dipulangkan ke Indonesia. Ada sekitar ratusan TKI ketika itu.

Itu adalah sentuhan personal. Diharapkan ketika bisa berkuasa (insha Allah) perlindungan TKI ini menjadi prioritas Prabowo-Sandi. Menjadi program yang bersifat structural dan.benar benar terukur dampaknya.

Apalagi tampaknya sekarang ini banyak daerah seperti NTT dan NTB diincar untuk human trafficking? Ini adalah kejahatan kemanusiaan yang harus menjadi prioritas Prabowo Sandi juga untuk mengatasinya. Diinvestigasi betul siapa yang menjadi dalang trafficking ini? Harus dituntaskan jika Indonesia ingin menjadi bangsa yang beradab.

Kemudian membangun SDM sebaik baiknya di daerah daerah rawan tersebut. Jadi mengatasinya dari hulu ke hilir. Pengembangan SDM terkait asupan gizi bagi jiwa akal jasmani, bekal ilmu dan keterampilan, akses mencari nafkah dan aktualisasi diri.