Mohon tunggu...
Ikrom Zain
Ikrom Zain Mohon Tunggu... Content writer - Teacher

Hanya seorang pribadi yang suka menulis | Tulisan lain bisa dibaca di www.ikromzain.com

Selanjutnya

Tutup

Viral Pilihan

Dari Gaun dan Kostum Nasional yang Sengaja Dirusak, Ini Sederet Rumor Sabotase pada Gelaran Miss Universe 2020

27 Mei 2021   08:21 Diperbarui: 27 Mei 2021   08:22 2219 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dari Gaun dan Kostum Nasional yang Sengaja Dirusak, Ini Sederet Rumor Sabotase pada Gelaran Miss Universe 2020
Miss Universe Puerto Rico dengan gaunnya yang menyerupai daun pisang. - IG Estefania Sototorres

Gelaran Miss Universe 2020 memang telah selesai sekitar seminggu lalu.

Andrea Meza asal Meksiko telah dinobatkan sebagai ratu sejagad menggantikan Zozibini Tunzi yang sudah sekitar 1,5 tahun menjabat. Meski banyak pihak mengatakan bahwa ajang ini penuh dengan settingan yang menguntungkan negara Latin, tetap saja Andrea mulai melaksanakan tugasnya dengan berkeliling beberapa media dan melakukan kegiatan seperti pemenang Miss Universe sebelumnya.

Akan tetapi, polemik ajang ini tidak menghilang begitu saja. Beberapa hari selepas ajang ini digelar, drama-drama yang kerap disaksikan oleh penikmat pageant mulai tampak. Drama tersebut bermula dari Miss Universe Bulgaria - Radinela Chuseva -- yang mengatakan bahwa Andrea tak pantas menyandang status sebagai Miss Universe.

Menurut Radinela, ada beberapa wanita yang jauh lebih pantas menyandang status tersebut. Demikian pula untuk para wanita yang masuk TOP 5. Menurutnya, ada beberapa wanita yang juga jauh lebih bisa dikatakan layak sebagai pemenang dan masuk jajaran TOP 5. Mereka adalah Miss Thailand, Miss Malaysia, Miss Kolombia, Miss Kosta Rika, dan Miss Kanada.

Tentu, statement Radinela ini menuai banyak pro dan kontra. Bagi yang pro, mereka menganggap Radinela cukup berani menyuarakan keanehan penjurian karena beberapa peserta yang lebih layak masuk Top 5 tetapi akhirnya terhenti di babak sebelumnya. Bahkan, beberapa peserta yang digadang-gadang memperoleh placement tinggi -- semisal Afrika Selatan dan Romania -- malah unplaced alias gagal maju ke babak selanjutnya.

Kotroversi perhelatan ini tidak sampai di situ saja. Ada sebuah rumor yang mengatakan bahwa gaun dari Miss Puerto Rico -- Estefania Soto -- mengalami kerobekan. Estefania mulanya tidak terlalu menanggapi hal ini. Namun, beberapa waktu belakangan akhirnya ia mengonfirmasi bahwa berita tersebut benar adanya.

Menurut Estefania, gaun itu mengalami kerusakan pada bagian pundak. Untungnya, ia dan tim dari Miss Universe Puerto Rico memiliki gaun cadangan. Meski akhirnya ia tetap menggunakan gaun utama yang banyak orang menyebutnya mirip dengan daun pisang tersebut.

Apa yang dialami oleh Miss Puerto Rico ini kemudian menjadi bahan yang ramai diperbicangkan. Isu bahwa perusakan dan sabotase terhadap para peserta yang dianggap berpeluang besar memenangkan kontes ini semakin santer. Terlebih, Miss Puerto Rico juga kerap masuk jajaran hotpicks alias yang diunggulkan menjadi Miss Universe tahun ini meski akhirnya hanya sampai di babak 10 besar saja.

Nah, isu perusakan gaun para peserta semakin santer ketika Miss Bolivia -- Lenka Nemer D'rpic - secara gamblang bercerita kepada salah satu pemerhati pageant asal Kolombia, Acero Diego. Peraih penghargaan khusus impact award Miss Universe 2020 ini membeberkan bahwa gelaran kontes kecantikan tersebut pada tahun ini penuh kejahatan dan intrik yang sangat mengerikan.


Selain rusaknya gaun Miss Puerto Rico, ada juga kerusakan pada beberapa kostum nasional. Sayang, Lenka tidak merinci kostum nasional mana saja yang rusak. Salah satu kostum nasional yang tampak rusak adalah milik Miss Australia -- Maria Thattil. Gerakan baling-baling pada sayap black swan yang dikenakan Maria tidak bisa berputar seperti yang ia tampilkan pada sebuah TV Australia. Namun, kerusakan tersebut diduga karena masalah pengiriman dan bukan karena sabotase.

Sabotase yang dipaparkan Lenka adalah pemberian minyak pelumas pada high heels Miss Peru, Janick Maceta. Akibat dari pemberian minyak ini, Janick harus sedikit tergelincir pada babak preliminary competition. Untung saja, tindakan jahat tersebut tidak membuat langkah Janick terhenti. Wanita yang pernah mengikuti kontes Miss Supranational 2019 itu malah menjadi juara ketiga dan banyak yang menganggap ia lebih layak menjadi Miss Universe tahun ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN