Mohon tunggu...
Ikhsan Fadillah
Ikhsan Fadillah Mohon Tunggu... Pelajar

Godson

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Masih Rasis?

19 April 2021   19:15 Diperbarui: 19 April 2021   19:33 44 1 0 Mohon Tunggu...

Ome tv adalah sebuah aplikasi vidio chat yang menghubungkan antar sesama penggunanya yang memakai aplikasi ini secara acak, dan pada saat youtuber atau influencer dari papua asal Nabaire Papua Paul H Eria ini memainkan aplikasi ini, dia mengalami hal rasis oleh dua pemuda yang dia sendiripun ta mengenalinya.

Dia mengshare vidio rasisme yang terjadi pada dirinya ke Instagram dirinya pada tanggal (22/11/20) yang mana di dalamnya dua pemuda itu melontarkan kata kata kasar dan hinaan fisik kepada dirinya disaat melakukan vidio chat online tersebut berlangsung.

Pada vidio tersebut dua pemuda ini langsung melontarkan kata kata kasar, menghina fisik dan bahkan melakukan aksi rasis kepada paul yang tidak tau apa apa. Usai melakukan aksi tersebut paul yang mengecamnya akan menshare vidio ini, dua pemuda tersebut langsung kabur tanpa meminta maaf sedikitpun.

Karena aksinya tersebut paul yang sudah mengshare vidio tersebut akhirnya viral dimana mana dan bahkan paul pun melaporkan aksinya tersebut kepada pihak yang berwajib agar di lacak keberadaannya kedua orang tersebut.

Dan setelah dua minggu pencarian dua pemuda itu tertangkap dan paul memimta kepada pihak yang berwenang meminta untuk dinpertemukan dirinya dengan sang pelaku rasisme kapada dirinya. Pada saat bertemu dirinya berbicara dengan kedua pemuda ini.

Setelah beres perbincangan dengan dua pemuda tadi, paul mencabut tuntutannya ke pihak berwajib karena dia hanya Ingin memberikan pelajaran dan merasa iba, paul meminta agar tidak terjadi lagi masalah yang seperti karena papua juga bagian dari indonesia.

Terlepas dari masalah yang sudah selesai itu, menurut saya apa yang sudah terjadi terlihat sangat miris, mengapa? Karena kejadian rasisme yang terjadi ini adalah sesama masyarakat indonesia. "BHINEKA TUNGGAL IKA" semboyan negara indonesia yang artinya berbeda tapi tetap satu, inilah yang harus selalu di tanamkan dalam diri warga negara indonesia dan harus di didik kepada anak anak. Kita boleh berbeda warna kulit berbeda ras dan suku tapi ingat, kita memerdekakan negara ini dengan persatuan dan perbedaan. Karena perbedaan itu lah yang membuat kuat.

Dan saya sangat menyayangkan aksi dari kedua pelaku karena tidak langsung meminta maaf kepada paul dan harus menunggu dirinya dipanggil oleh polisi baru dia mau meminta maaf. Dan saya sangat senang dengan sikap paul atas memaafkan kejadian yang sudah terjadi dan bahkan dia berbicara "kebebasan berbicara di media sosial itu ada dua, yang satu baik dan yang satu buruk tapi mengapa banyaknya orang memilih pilihan yang buruk." Yang mana itu mengingatkan juga kepada kita semua bahwa jarimu harimaumu dan mengingatkan kita untuk bermedia sosial lah dengan bijak.

VIDEO PILIHAN