Mohon tunggu...
Ikbal Maulana
Ikbal Maulana Mohon Tunggu... Pekerjaan saya adalah seorang jurnalis dan content creator

Jurnalis|| Pegiat seni pertunjukan|| Sutradara, Aktor, Penulis Naskah Teater|| Penggiat literasi||Alumni Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung||

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Bagaimana Seharusnya Kita Merespon Pemberitaan Soal Virus Corona?

29 Februari 2020   14:53 Diperbarui: 29 Februari 2020   14:55 31 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bagaimana Seharusnya Kita Merespon Pemberitaan Soal Virus Corona?
Ilustrasi penyebaran virus corona (Shutterstock)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada hari Jumat (29/02/2020) bahwa risiko virus corona baru atau Covid-19 di seluruh dunia sangat tinggi.

Mengutip Daily Mail, dari 195 negara di dunia, setidaknya 53 telah melaporkan kasus virus corona atau Covid-19, yang kini telah membuat kurang lebih 83.000 orang sakit di seluruh dunia dan menewaskan hampir 2.900 orang

Laporan terbaru menyebut sekitar 22 persen kasus virus corona di Jakarta, atau ada 32 orang yang dilakukan pengawasan karena virus corona. Sementara 115 atau 78 persen dalam pemantauan.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock) 
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock) 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta membenarkan ada slide persentasi terkait laporan tersebut. Hanya saja, pihaknya memastikan tak ada pasien penderita COVID-19 atau virus corona di Jakarta berdasarkan hasil tes laboratorium.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menepis dugaan bahwa virus corona telah menyebar di Indonesia. Bahkan, ia pun menyebut pencegahan yang dilakukan pemerintah Indonesia sudah sesuai standar internasional.

Hal ini diungkapkannya usai munculnya pernyataan seorang ilmuwan dari Universitas Harvard, Marc Lipsitch yang menilai kalau seharusnya Indonesia sudah ada kasus virus corona.

Berjalan hampir dua bulan semenjak virus ini merebak pertama kalinya di Wuhan, China, dampaknya mulai dirasakan di beberapa sektor. Terutama sekali lalu lintas penerbangan dari China ke negara-negara lainnya.

Terbaru, pemerintah Arab Saudi menutup sementara layanan Umrah dan ziarah yang menyebabkan penumpukan jemaah umrah terutama di Indonesia yang hendak berangkat.

Respon Kita Sebagai Awam

Dapat dipastikan hampir seluruh media mainstream maupun tidak, baik di dalam negeri maupun luar negeri memberitakan dampak dari penyebaran virus corona.

Tentu saja bagi kita yang awam, sulit membedakan mana hoax dan bukan. Terutama terkait dengan penyebaran informasi corona melalui media sosial dan WAG atau Whatsapp Grup.

Sederhananya, pastikan setiap informasi yang didapatkan oleh kita diverifikasi ulang dengan melihat siapa dan darimana pemberitaan tersebut berasal.

Lalu, pastikan juga informasi yang diterima sesuai dengan data yang telah dirilis oleh pihak terpercaya, semisal WHO, Dinas Kesehatan terkait, dan lembaga swadaya masyarakat yang memang mendalami persoalan kesehatan.

Hal terakhir yang dapat kita lakukan ialah membadingkan setiap media yang memberitakan virus corona. Apakah terdapat kesamaan atau justru berbeda. Hal ini berguna agar terhindar dari menyebarkan berita palsu atau hoax. Selain itu, memahami peristiwa dengan lebih jernih.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x