Mohon tunggu...
Ika Septi
Ika Septi Mohon Tunggu... Lainnya

penyuka musik, buku, film dan kerajinan tangan.

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Mengenang "Bread", Band Soft Rock 70-an yang Beberapa Lagu Hits-nya Tetap Abadi

8 Juli 2020   12:20 Diperbarui: 8 Juli 2020   12:22 112 36 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengenang "Bread", Band Soft Rock 70-an yang Beberapa Lagu Hits-nya Tetap Abadi
Bread. Sumber foto : Rolling Stone

Makanan sangat penting dalam kehidupan.  Ya, sebagai kebutuhan primer, makanan akan selalu disanjung keberadaannya di antara manusia yang berdiam di bumi nan bulat ini.

Tak hanya menyenangkan dan mengenyangkan,  makanan pun dapat memberi inspirasi di berbagai bidang salah satunya di bidang muziek eh musik.

Yak, dibalik musik ada musisi yang terlibat.  Mereka ini butuh nama untuk menjadi beken, apalagi bila para musisi ini berkumpul menjadi sebuah band.  Sebuah nama yang unik dan mudah diingat tentu menjadi salah satu pilihan.

Memilih nama terkadang memusingkan, utak-atik gathuk sehari semalam belum tentu mendapatkan nama yang cucok meong.  Namun ada juga yang secepat kilat menetapkan nama hanya karena melihat sesuatu yang menarik di depan mata.  Hal inilah yang terjadi kepada grup beraliran pop-soft rock tahun 70-an, Bread.  

Iyak, Bread alias roti.  Kalau dipikir-pikir sedikit gak mecing aja ya.  Lha genrenya ada aroma rocknya walaupun soft tapi kok namanya manis banget bagai roti sisir lapis mentega tabur gula pasir.  

Menurut David Gates, sang frontman, nama ini terinspirasi dari sebuah truk roti yang berhenti tepat di depan mereka saat sama-sama terjebak kemacetan.

Band yang berasal dari Los Angeles ini berdiri atas ide dari David Gates dan Jimmy Griffin.  Lalu mereka pun mengajak seorang gitaris bernama Rob Royer.

Tahun 1969 nomor "Dismal Day" pun dirilis namun tidak disambut dengan baik oleh para penikmat musik.  Tak lama berselang, mereka pun merilis album debutan bertajuk "Bread" yang di dalamnya terdapat single "Dismal Day", dan "It Don't Matter to Me" serta "Friends And Lovers".  

Nah, walaupun lagu-lagunya bermelodikan soft rock yang endang di telinga namun album ini hanya bertengger di urutan 127 di tangga lagu Billboard 200.

Ah tapi hal ini tak diratapi oleh band yang berdiri tahun 1968 itu, terbukti mereka segera merilis album selanjutnya yang diberi judul "On The Waters".

Di album inilah Bread mulai menunjukkan taringnya.  Nomor "Make It With You" pun berhasil menduduki peringkat pertama di tangga lagu pop Amerika.

Kesuksesan "On The Waters" membuat tiga serangkai itu memutuskan untuk merekrut drummer Mike Botts setelah sebelumnya menggunakan additional player disambung dengan kedatangan Larry Knetchel untuk menggantikan Royer.

Pada tahun 1971, Bread kembali merilis album bertajuk "Manna".  Album ini sukses mengantarkan nomor "If" menjadi nomor klasik populer sepanjang masa dan berhak duduk di peringkat 1 dalam tangga lagu kontemporer.

Masih di tahun yang sama, band yang telah dilantik oleh Vocal Group Hall of Fame di tahun 2006 ini merilis 3 singles yang ciamik di antaranya adalah Mother Freedom", "Baby I'm-A Want You", dan "Everything I Own".  Tiga nomor inilah yang telah membuat nama Bread dikenal sebagai pengusung aliran soft rock kala itu.

"Baby I'm-A Want You" pun dijadikan album pada tahun 1972 diikuti dengan album "Guitar Man" yang di dalamnya terdapat nomor mendayu sendu mengharu-biru bertajuk "Aubrey".

Di tengah kesuksesan yang mereka reguk, ketidakcocokan pendapat pun mulai muncul antara Gates dan Griffin yang berakhir dengan perpisahan.  Keduanya pun akhirnya memutuskan untuk bersolo karir dan masing-masing mendulang kesuksesan.

Namun setelah beberapa tahun berlalu, tahun 1977  mereka pilih untuk mengadakan reuni dan berhasil merilis album terakhir "Lost Without Your Love".

Di pertengahan 90-an, Bread mengadakan tur dunia dalam rangka merayakan usia perak band mereka. Tur ini menjadi yang terakhir karena setelahnya Griffin dan Botts harus pergi menghadap yang kuasa pada tahun 2005.  Empat tahun kemudian Knetchel menyusul meninggalkan dua rekan mereka Gates dan Royer.

Bagi teman-teman satu angkatan mungkin Bread adalah band yang asing di telinga tapi tidak bagi saya.  "If", "Make It With You", dan "Aubrey" adalah  tiga dari banyak lagu yang telah menemani masa remaja saya walaupun ketika saya remaja, personil Bread sudah agak sedikit tuwak ga pat, ehehehe.

Sekian.



VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x