Ika Septi
Ika Septi lainnya

penyuka musik, buku, film dan kerajinan tangan.

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Mengoyak Sendu Bersama "Con te Partiro"

8 Agustus 2018   15:29 Diperbarui: 8 Agustus 2018   17:16 1045 6 3
Mengoyak Sendu Bersama "Con te Partiro"
www.huffingtonpost.com

Hari Minggu kemarin saya melihat salah satu acara ajang pencarian bakat yang disiarkan oleh sebuah televisi swasta tanah air, tapi bukan yang ada tante Iis Dahlia-nya ya. Acara pencarian bakat menyanyi untuk anak-anak itu tengah memasuki sesi blind auditions.  

Nah, salah seorang kontestan yang tampil di sesi blind auditions itu adalah Attha.  Gadis asal kota Palembang itu membawakan salah satu lagu milik penyanyi seriosa terkenal sejagat raya, Andrea Bocelli yang berjudul Con te Partiro.  Saat itu Attha mampu membuat perasaan saya menjadi sendu mendayu ketika mendengarkan suaranya yang mengalun indah. Saya bukanlah penggemar lagu-lagu opera atau seriosa, satu-satunya penyanyi seriosa Indonesia yang saya ketahui hanya mendiang Pak Pranadjaja pendiri Bina Vokalia. Di tingkat dunia, sebelum mengenal Andrea  Bocelli, Luciano Pavarotti --lah yang paling sering saya dengar namanya , ya namanya bukan lagunya hehe.   

Namun beberapa tahun lalu dua sejoli yang tengah mabuk asmara yaitu King Julien dan Sonya telah memperkenalkan saya dengan suara dan musik yang hebat dari seorang penyanyi Italia bernama Andrea Bocelli di salah satu scene mereka dalam film Madagascar 3.


Berlatar Vatican senja hari dimana matahari jingga tenggelam di batas horizon, adegan romansa milik King Julien sang loveable lemur dan Sonya the Bear menjadi lebih dramatis romantis ketika di tingkahi suara tenor penyanyi yang lahir 22 September 1958 itu.  

Di antara gesekan cello dan biola yang menyayat dalam balutan musik orchestra nan indah King Julien mencium tangan Paus, mencomot cincin Paus lalu menyematkan di jari Sonya yang super duper besar eh cetar, adegan yang sugguh miris namun romantis. Con te Partiro mampu menggenapi kisah cinta antara King Julien dan Sonya.

Ditulis oleh Francesco Sartori dan Lucio Quarantotto, Con te Partiro bertengger manis di album bertajuk Bocelli yang rilis tahun 1995.  Salah satu single penyanyi seriosa yang sedari kecil mengidap congenital glaucoma dan akhirnya mengalami kebutaan karena sebuah insiden ketika bermain sepak bola ini menduduki peringkat pertama di tangga lagu beberapa negara seperti Perancis, Belgia, dan Belanda.  

Pada tahun 1996 Bocelli menggandeng Sarah Brightman untuk membawakan  lagu bergenre pop opera itu dalam versi bahasa Inggris dengan judul   "Time to Say Goodbye".   Kesuksesan lagi-lagi menghampiri nomor yang pernah dibawakan ulang oleh Donna Summer dengan sentuhan musik disko-nya itu.

Pada tahun 2013 lalu, salah satu band rock indie asal Amerika Serikat bernama Vampire Weekend membawakan ulang Con te Partiro dengan sentuhan musik yang berbeda. Lagu ini berada di album mereka yang bertajuk Modern Vampires of the City pun di album Sweetheart.  Con te Partiro di tangan Ezra Koenig dan teman-teman menjadi nomor dengan aroma reggae yang banyak dinyinyiri oleh para penggemar Bocelli.


Saya sendiri lebih menyukai versi asli dari nomor berbahasa Italia ini, walaupun tidak megerti apa arti kata per katanya namun melodi yang indah serta  suara Bocelli yang dahsyat selalu menggetarkan gendang telinga ini lalu merambat  ke dalam relung-relung hati.

Sekian.