Mohon tunggu...
Ika Tcn
Ika Tcn Mohon Tunggu... Freelancer - Freelancer

Hai, salam kenal. Terimakasih sudah berkunjung. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Untuk yang Tercinta, Mari Berbahagia

7 Februari 2021   19:09 Diperbarui: 7 Februari 2021   19:42 280
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: dokumen pribadi

Woaah... Sudah cukup lama ya ternyata pandemi Covid-19 ini masuk dalam kehidupan kita. Semua serba terbatas dan sangat berat untuk dilalui. Bulan demi bulan berlalu, waktu pun berlari dengan begitu cepat. Kala itu, Maret 2020 mulai muncul anjuran untuk dirumah aja. 

Bagaimana dengan perasaan ini? Tentu saja kaget, tapi juga bersyukur karena dengan dirumah aja aku bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Bapak, Ibu, dan adik kecil yang suka aku isengin, hehe. Asal bersama mereka, canda tawa sekecil apapun bisa tercipta.

Aku kira pandemi tidak akan berlangsung lama. Nyatanya ? hingga aku membuat tulisan ini status PTKM (Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat) masih terus diperpanjang. Jangankan untuk jalan-jalan, pengeluaran harian pun juga perlu dibatasi. 

Akhirnya rasa bosan semakin menghampiri. Pengen jadi wisatawan tapi tidak punya uang. Pas punya uang lebih, eh! Sudah tidak berani keluar rumah, takut bila tak sengaja tertular atau menularkan virus. Terutama bila harus melewati rapid, swab, maupun tes lainnya untuk beberapa kepentingan. Takut prosesnya, takut juga hasilnya.

Aku menghabiskan waktu dengan penuh ketakutan. Takut tak kecukupan dan takut jika tidak bisa menyelesaikan semua kewajiban tepat pada waktunya. Tapi ternyata, ketakutan itulah yang menyerang diriku sendiri bahkan membunuh duniaku. Aku menjadi pribadi yang kurang mencintai diri sendiri, acuh dengan lingkungan, hingga kesehatan mental sempat terguncang.

Perlahan aku tersadar akan banyak hal, ada beberapa persoalan yang perlu dibenahi. Di bulan penuh kasih sayang ini aku mencoba untuk kembali mencintai diriku. Mencintai diri sendiri menjadi langkah awal bagiku untuk menghadapi hari-hari baru dan berbagi kasih sayang pada orang lain. Februari menjadi momentum yang tepat untuk mengungkapkan perasaan ini untuk diriku dan juga kamu.

Berikan aku ruang untuk sendiri

Istirahat sejenak, letakkan semua pekerjaan, dan hapuslah beban dipikiran. Terimakasih untuk diri ini yang telah mampu berjuang hingga saat ini. Kamu hebat ! terus bersemangat ya. Jangan lupa bersyukur dan juga terimakasih pada Tuhan yang telah memberi umur panjang dan nikmat yang sangat melimpah. Sadarlah bahwa orang yang merasa kurang adalah mereka yang tidak pandai bersyukur. Tetap dekatkan diri pada Tuhan dan jangan lupa berdoa.

Demi memulai hal-hal baru

Beginilah caraku membahagiakan diri sendiri. Banyak hal yang baru-baru ini aku kerjakan, seperti menggambar dan menjahit. Memanjakan diri sendiri dengan hal-hal kecil seperti itu ternyata tidak menyita waktu lama dan tidak menghambat pekerjaan utama. Mungkin saat sudah memiliki waktu yang lebih luang aku akan mencoba mengunjungi suatu tempat untuk rekreasi sejenak dan menghabiskan waktu sebagai bentuk penghargaan diri atas semua yang telah kucapai.

Love myself

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun