Mohon tunggu...
Ika Nur Aini
Ika Nur Aini Mohon Tunggu... Ibu Rumah Tangga

Belajar itu menyenangkan. Bisa dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun :)

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Hidup untuk Saling Menghargai

8 Oktober 2019   16:40 Diperbarui: 8 Oktober 2019   16:56 40 1 0 Mohon Tunggu...

Musim menanam sudah tiba. Sore itu Pak Tani sedang sibuk menyiapkan peralatan untuk dibawa ke sawah besok pagi. Ada cangkul, timba, sabit, dan bibit padi. Rencananya beliau mau menanam padi di sawah miliknya.

"Kukkk Kuruyyuuukkk.... Kukkuruyuuukk...KukkkkuuRuuuyuuk."

Suara ayam saling bersahutan. Menandakan pagi segera datang. Pagi itu udara masih terasa sangat dingin. Embun di daun-daun tampaknya juga masih asyik tinggal di sana menunggu matahari meninggi.

Pak Tani sudah bangun sedari subuh, sudah siap untuk membawa perlatan yang sudah disiapkan semalam.

                "Bersiull..."

Sambil bersiul, Pak Tani mengayuh sepeda menuju sawah miliknya. Sepanjang perjalanan menuju sawah terasa sangat segar, karena banyak pepohonan tumbuh sehat.

Sesampai di sawah, Pak Tani segera menurunkan seluruh peralatan dari sepedanya. Bibit padi yang tampak hijau segar siap ditanam. Sedikit demi sedikit, bibit-bibit itu ditancapkan ke tanah yang sudah ada banyak air. Bentuknya tidak lagi tanah kering, melainkan sudah seperti lumpur karena sebelum ditanami padi Pak Tani sudah menggenanginya dengan banyak air.

Oh iya, ada yang tahu cara menanam padi itu jalannya maju atau mundur?

Ternyata, menanam padi itu dilakukan dengan cara mundur ya teman-teman .

Menanam padi dimulai......

"Kricikk..kricikk...kriciik.."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x