Igoendonesia
Igoendonesia Petani

Lovers, Adventurer. Kini tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah.

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Setiap Kegalauan yang Kita Rasakan, Sudah Ada Dangdut Koplonya

13 Maret 2018   15:35 Diperbarui: 13 Maret 2018   18:09 1254 0 0
Setiap Kegalauan yang Kita Rasakan, Sudah Ada Dangdut Koplonya
Nella Kharisma dan Via Vallen ( foto : brilio.net)

Dangdut memang tiada duanya buat masyarakat Indonesia. Apa sebab? Selain asik buat goyang, enak didengar, lirik-liriknya juga realistis, pas memotret fenomena sosial dan apa yang terjadi sehari-hari, baik dialami oleh kita sendiri ataupun di sekitar kita.

Nah, sekarang ini lagi jamannya dangdut yang versi koplo dengan dipimpin oleh duo Dewi Dangut, Via Vallen dan Nella Kharisma. Indonesia terkoplokan dengan sempurna berkat mereka berdua.

Saat ini siapa yang tak tahu lagu 'Sayang' coba? Pejabat sampai pengangguran doyan lagu itu. Anak bocah sampai tua yang nakal maupun baik-baik faseh nyanyiin. Pelantunya pun tak hanya lintas gender, juga lintas suku. Judika yang Batak, Marion dari Kupang, Jodie dari Jogjakarta, Ghea dari Kalimantan, Ayu yang lahir di Cilegon, Kevin dari Maluku sampai Joan dari Kaimana Papua bisa menyanyikan lagu dangdut koplo itu.

Lagu 'Sayang' yang tenar berkat Via juga Nella itu emang related banget dengan kegalauan yang banyak dialami kita dulu, sekarang mungkin nanti. Pokoknya, ketika dinyanyikan, pinggul bergoyang, mulut asik menirukan dan hati tersentuh dengan liriknya. Ya nggak?

Tak hanya lagu 'Sayang', banyak lagu dangdut koplo yang mewakili kegalauan kita.  Pendek kata, setiap kegalauan kita sudah ada lagu dangdut koplonya masing-masing. Untuk membuktikannya, berikut saya sajikan beberapa dangdut koplo yang mewakili kegalauan yang bisa jadi pernah kamu, dia, saya dan kalian semua alami.

Sayang

Via Vallen - Sayang ( Foto : Youtube)
Via Vallen - Sayang ( Foto : Youtube)
Seperti sudah saya katakan, lagu ini berada dalam urutan pertama sebagai lagu dangdut koplo yang mewakili kegalauan kita kaena temanya pasti pernah dirasakan semua orang.

Sayang opo kowe krungu jerite ati ku

Mengharap engkau kembali

Sayang, nganti memutih rambut ku

Ra bakal luntur tresnoku

Kurang galau apa coba ini lagu. Jatuh cinta, ditinggalkan, mau move on tapi tidak bisa, ya begitulah cinta, deritanya tiada akhir. Versinya Via menurutku yang paling pas dan ngena dihati. Suara, ekspresi dan desahannya pas dengan pesan yang mau disampaikan lagu itu.

Konco Mesra

Ini juga lagu yang pas banget menggambarkan masalah anak jaman now, juga jaman old. Jatuh cinta dengan teman sendiri, biasalah, witing tresno jalaran soko ra ono liyo. Udah jatuh tapi susah untuk mengungkapkan, gengsi, kikuk takut merusak persahabatan. Dibilang temen tapi pengen mesraan, mau mesra-mesraan tapi cuma temen.

Yen tak sawang sorote mripatmu,Jane ku ngerti ono ati sliramu

Nanging anane mung sewates konco,Podo ra wanine ngungkapke tresno

Yen ku pandang gemerlap nyang mripatmu,Terpampang gambar waru ning atimu

Nganti kapan abot iku ora mok dukung,Mung dadi konco mesra mergo kependem cinta

Sungguh sayang aku tak bisa langsung mengungkapkan. Perasaan yang ku simpan buat ku tak tenang. Ini semua karena hubungan pertemanan. Kau sudah biasa anggap ku sebagai kawan. Adem panas awakku gara-gara kamu. Nyibakke atiku, gati menyang aku. Sampek kegowo turu, ngimpi ngusap pipimu, Tansah nyoto keroso konco jadi tresno.  Syedih nggak si guys, mau ngusap pipi dia saya sampai kebawa mimpi padahal tiap hari ketemu dan bercanda ria.

Bojo Ketikung

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4