Mohon tunggu...
Syaiful Bahri
Syaiful Bahri Mohon Tunggu... Danau Toba

Bermanfaat untuk orang lain

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Tabur Kompas Darat, Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedamaian

22 September 2020   11:51 Diperbarui: 22 September 2020   12:08 40 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tabur Kompas Darat, Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedamaian
Tim penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Lampung bersama Sekrretaris Desa Kedamaian Khoiruddin, Sekretaris penggerak PKK, ibu-ibu PKK perwakilan RT dan aparat Desa Kedamaian (dokpri)

Bandar Lampung - Salah satu tim dosen penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Univesitas Lampung yang peduli dengan masalah lingkungan melakukan  inovasi baru untuk mengurai sampah organik. Tim dosen yang diketuai oleh Syaiful Bahri, dan ketiga anggotanya, Yul Martin, Rasmi Zakiah Oktarlina dan  Lina Marlina telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, di Desa Kedamaian, Kecamatan Kotaagung Pusat, Kabupaten Tanggamus.

Daerah ini dipilih karena wilayah Desa Kedamaian berada dekat dengan pusat keramaian yakni pasar Kotaagung dan juga pelabuhan ikan, yang tentu saja berdampak pada banyaknya sampah yang dihasilkan.  

Sebagian wilayah Kedamaian masih berupa lahan pertanian dan perkebunan, sehingga kebutuhan pupuk relatif  besar.  Selama ini masyarakat petani mendapatkan pupuk dari toko pertanian atau merupakan pupuk sintetis,  sementara potensi pupuk organik dari sampah belum termanfaatkan dengan baik.  Sehingga dalam kegiatan ini diusung tema "Tabung Biru Komposter Sampah Dapur Rumah Tangga (Tabur Kompas Darat).

Materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian tersebut berkaitan dengan pengetahuan tentang sampah dan permasalahannya. Diantaranya adalah tentang pembuatan mikroba pengurai (MoL) dan pembuatan pupuk kompos padat dan pupuk organik cair (POC).

Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah , utamanya sampah dapur rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair.

 "Pembuatan kompos dan pupuk organik cair (POC)  menggunakan teknologi sederhana yakni : komposter tabung biru, dan mikroorganisme lokal (MoL) sehingga teknologi ini mudah untuk diaplikasikan oleh siapapun. Program ini akan detindaklanjuti dalam bentuk bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan didukung sepenuhnya oleh Kepala Pekon Kedamaian.  Melalui program ini juga diharapkan dapat memberdayakan para remaja dan ibu-ibu rumah tangga di Desa Kedamaian. Kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi kepada masyarakat, mengenai proses ilmiah pembuatan kompos dan pupuk organik cair menggunakan komposter.

VIDEO PILIHAN