Mohon tunggu...
Idris setiawan
Idris setiawan Mohon Tunggu... Lainnya - Sang Pencinta Keheningan

Dari hidup kita belajar berjuang. Dan dari Tuhan kita belajar iklas. Tak ada perhentian yang akan indah selain mati dengan bahagia.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Kajian Trotoar (Katro)

18 November 2022   17:38 Diperbarui: 18 November 2022   17:47 771
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 Pemuda itu pun tertawa melihat tingkah Rahmad. Yang di mana ia begitu tahu Rahmad memang anaknya tengil, dan suka bercanda. Bahkan di Pabrik tempat ia bekerja pun, Rahmad kadang sering manjadi pemecah suasana. Dengan tingkahnya yang jenaka, dan suka mengundang tawa. 

 "Ini kopi ente kasih mericah yah?" Tanya Rahmad.

 "Kok panas bener ditengorokan. Haaha" tambahnya. 

  "Tanggung amat kalo cuman Merica, kenapa engga sekalian cabe apa rinso biar muanpolll..." 

 "Apa itu muanpol?" Tanya Rahmad. Sambil menyeruput kopinya kembali.

 "Muantep Poool. Haha" 

 "Ala... bisaan entee Peng. Haha" 

 Tak lama mereka bercanda gurau, pukul sudah menunjukkan jam 19.45 WIB. Akhirnya mereka berdua pun bergegas berangkat ke kajian yang di jadwalkan mulai pada pukul 20.00 WIB tersebut. 

 Sesampainya di sana. Ternyata kajiannya berada di pinggiran sungai yang masih masuk ke wilayah usaha Angkringan. Disaat pemuda itu dan Rahmad sampai pun, tikar dan terpal pun baru dibentangkan. 

 Sepertinya panitia acara masih menyiapkan tempat acara ucap Pemuda itu dalam hati. 

 "Assalammuallahikum." Ucap Rahmad ke para orang -orang yang duduk diantara pinggiran sungai dan angkringan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun