Mohon tunggu...
IDRIS APANDI
IDRIS APANDI Mohon Tunggu... Penikmat bacaan dan tulisan

Pemelajar sepanjang hayat.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Analogi Pembelajaran dari "Makan Nasi Liwet Buatan Ibu"

11 Februari 2020   22:41 Diperbarui: 12 Februari 2020   13:53 149 1 0 Mohon Tunggu...

Dalam pembelajaran dikenal istilah pendekatan, model, strategi, metode, teknik, dan taktik pembelajaran. Cukup banyak sumber yang menjelaskan definisi masing-masing istilah tersebut, tapi terus terang, bagi saya masih samar, hanya sekadar teori, tidak diberikan penjelasan atau deskripsi bagaimana konkritnya dalam pembelajaran. 

Saya cek dan telaah, baik yang dibuku maupun di internet definisinya hampir sama (untuk tidak mengatakannya sebagai copas). Ini yang tidak banyak dibahas oleh para penulis buku dan para instruktur. 

Istilah-istilah tersebut menjadi ambigu dan kadang suka menjadi bahan perdebatan di kalangan pelaku pendidikan. Belum ada kesepahaman berkaitan dengan definisi istilah-istilah tersebut. 

Dan, menurut saya, sepertinya sulit untuk mencapai kesepahaman diantara para pakar dan praktisi pendidikan. Mengapa? Karena ahli atau pakar berpendapat tergantung kepada apa yang dibaca, diketahui, dan dialaminya.

Pada praktik pembelajaran, memang sulit memilah secara jelas dan tegas antara pendekatan, model, strategi, metode, teknik, dan taktik, karena semuanya bergabung atau bercampur dalam satu proses pembelajaran. 

Antara yang satu dengan yang lain saling melengkapi dan saling mewarnai. Dengan kata lain, dalam sebuah pembelajaran yang aktif-kolaboratif ada pendekatan, model, strategi, metode, teknik, dan taktik yang digunakan oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Oleh karena itu, untuk memudahkan para pembaca berkaitan dengan pendekatan, model, strategi, metode, teknik, dan taktik, saya mencoba untuk mendeskripsikan dalam sebuah analogi berupa cerita yang saya beri judul MAKAN NASI LIWET BUATAN IBU sebagai berikut:

A.  PENDEKATAN

Di hari libur, sebuah keluarga hendak makan siang. Sang ibu memberikan pilihan (PENDEKATAN) kepada suami dan anak-anaknya, apakah mau makan siang di rumah atau makan siang di restoran. Suami dan anak-anaknya sepakat memilih makan siang di rumah dengan pertimbangan ingin makan makanan yang dimasak sang ibu karena sang ibu dikenal jago masak, sehingga masakannya selalu enak. Dan tentunya makan di rumah disamping tidak akan terjebak macet di jalan, bisa lebih cepat makan, dan lebih ekonomis.

B. MODEL

Sang ibu menawarkan kepada suami dan anak-anaknya, mau makan jenis (MODEL) makanan apa? Apakah model eropa, continental, atau Indonesia/ sunda?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x