Mohon tunggu...
Ibnu kasir
Ibnu kasir Mohon Tunggu... //

Akurat dan TerInspirasi

Selanjutnya

Tutup

Keamanan

Korpus Brigade PII Amendemen UUD Harus Berorientasi pada Penguatan Ketahanan Nasional

18 Januari 2020   10:21 Diperbarui: 18 Januari 2020   10:27 15 0 0 Mohon Tunggu...
Korpus Brigade PII Amendemen UUD Harus Berorientasi pada Penguatan Ketahanan Nasional
Sureza Sulaiman, komandan brigade PII pusat (dok: ibnutripa)

Komandan Brigade Pelajar Islam Indonesia Pusat, sureza Sulaiman melalui kepala staf adm Furqan raka, Menyampaikan bahwa dalam 2020 ini, ada beberapa agenda nasional yang sangat penting dan tidak boleh di lewatkan begitu saja, yaitu Wacana kembali GBHN dalam amandemen UUD serta agenda penting lainnya.

Furqan menambahkan  Korpus Brigade PII menyambut dengan baik Amandemen Kelima UUD 1945 yang di wacanakan tahun ini, karena momen tepat berbarengan dengan Agenda Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) yaitu Muktamar Nasional ke 31 di Maluku Utara, sehingga Korpus Brigade PII menjadikan agenda ini sebagai fokus kajian utama yang akan kita sampaikan di Forum Muktamar Nasional PII ke 31 tahun 2020 nanti di Muluku Utara. 

Sehingga harapan nya melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk pemerintah Pusat. 18/1/2020

Kemudian, Korpus Brigade PII Sepakat diadakannya pembahasan kembali Haluan Negara, karena Dari pasca reformasi kita sudah 4 kali mengamandemen UUD yaitu periode 1999-2002, tentu ini jangan  menjadi multi tafsir masyarakat di semua kalangan masyarakat. 

Apakah tafsir ke positif atau negatif, Tergantung sudut pandang kepentingan mana kita pakai, Malah ada isu bahwa presiden bisa 3 periode. Ini juga perlu kita kaji lebih mendalam, apa keuntungan negara dan kerugian negara di zaman Demokrasi yang kita jalani,dan Korpus Brigade PII berharap Amandemen UUD ini harus melibatkan masyarakat.

Furqan melanjutkan , kita mengingatkan kepada eksekutif, legislatif dan seluruh elemen pemerintah lainnya, agar agenda Amandemen UUD harus berorientasi pada penguatan Ketahanan Nasional. Kita siap memberikan masukan terkait agenda ini. 

Kemarin juga kita sudah sampaikan ke pak ketua Majelis Permusyawaratan Perwakilan Rakyat (MPR-RI) kakanda Bambang Soesatyo, bahwa amandemen UUD harus di pertimbangkan sebaik-baiknya. Demi keutuhan dan kedaulatan negara yang kita cintai ini. imbuhnya (*)

VIDEO PILIHAN