Mohon tunggu...
ibs
ibs Mohon Tunggu... @ibnusie

abis ngopi kita rabi

Selanjutnya

Tutup

Digital Artikel Utama

Merdeka dalam Bermedsos

29 Juni 2020   12:43 Diperbarui: 30 Juni 2020   16:56 165 7 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Merdeka dalam Bermedsos
Diolah penulis | source images: oleh Pixelkult dari Pixabay | credit: Canva

Saya sudah banyak unfollow bahkan blokir beberapa akun teman di media sosial.

Kalau kamu masih sering nyambat karena teman-temanmu di media sosial toxic kontennya, ya, jangan ambil pusing. Justru kamu sendiri yang harus merdeka dalam bermedia sosial.

Merdeka dalam bermedsos memiliki beberapa prinsip. Pertama, harus sadar betul bahwa kamu adalah pemilik akun. Artinya, ya, kamu pemegang hak penuh atas akunmu sendiri.

Begini. Ketika saya bermedsos, secara otomatis harus memenuhi syarat-prasyarat yang tmahal. Itu sudah otomatis, mulai dari ponsel beserta dukungan perangkatnya seperti charger dan headset, lalu pulsa internet, hingga bayar listrik.

Terus, dengan biaya semahal ini, apakah saya harus melihat konten-konten yang enggak berfaedah buat saya pribadi? 

Jelas saya tidak mau. Saya tidak beli konten-konten tak faedah. Dan ini masuk prinsip kedua, yaitu harus tahu betul tujuan kamu mengikuti sebuah akun, siapapun dan apapun, beserta risiko-risikonya

Untuk dicatat, faedah tak berfaedah amat sangat subjektif. Boleh tentu apa yang saya anggap tak berfaedah berlaku untuk kamu. Begitupun sebaliknya.

Bagaimana, kalau itu akun temanmu sendiri yang ternyata kontennya tak berfaedah?

Kembali ke prinsip nomor satu, saya adalah pemegang hak penuh atas akun beserta segala aktivitasnya. Maka, saya berhak menentukan konten atau akun mana saja yang ingin saya ikuti, termasuk membatalkan mengikuti akun teman-teman saya sendiri di medsos.

Kalau mau jujur, saya sudah tidak lagi mengikuti hingga memblokir bbeberapa akun teman saya di media sosial.

Bukan saya sombong. Karena saya ingin nyaman bermedsos. Lagipula, memangnya kamu mau melihat konten-konten yang, misalnya, berisi aib-aib keluarga dengan tujuan untuk cari perhatian semata?

Emang, gak bikin pertemanan kamu jadi berantakan?

Ya, enggak. Toh, ini dunia maya. Kalau di dunia maya dibawa-bawa ke dunia nyata, ya, salah sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN