Mohon tunggu...
Ibnu Siddiqq Rizqinauli H
Ibnu Siddiqq Rizqinauli H Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Accounting Student at Mercubuana University

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

TB 2 Prof Apollo: Pengakuan Expense

18 Mei 2021   19:45 Diperbarui: 18 Mei 2021   19:47 87 5 4 Mohon Tunggu...

Nama : Ibnu Siddiqq 

NIM    : 43218010162

Secara umum dapat dikatakan bahwa biaya-biaya yang telah dikorbankan untuk memperoleh pendapatan disebut cost. FASB (1980) mendefinisikan biaya sebagai arus keluar (Outflows) atau penggunaan aset atau menimbulkan hutang (atau kombinasi keduanya) selama periode yang dihasilkan dari penjualan atau produksi barang, penyediaan jasa, atau kinerja kegiatan lain yang aktivitas utama suatu entitas.

Sementara itu, IAI (1994) mendefinisikan biaya sebagai pengurangan manfaat ekonomi selama periode akuntansi, dalam bentuk arus keluar modal atau pengurangan aset atau kewajiban yang timbul, yang mengakibatkan penurunan ekuitas, dan ini tidak melibatkan distribusi ke investor.

Dari pengertian diatas dapat dilihat bahwa terkadang biaya akhirnya akan mengalir keluar, walaupun terkadang biaya tersebut harus dilunasi terlebih dahulu. 

Secara konseptual, biaya lebih merupakan penurunan aset daripada peningkatan hutang. Biaya terjadi ketika produk tertentu dikirim untuk menghasilkan pendapatan. 

Jika penggunaan aset secara langsung terkait dengan pengiriman produk (menghasilkan pendapatan), dan tidak terkait langsung dengan konversi aset menjadi layanan potensial lain (aset lain), itu dapat dianggap sebagai biaya.

Dokpri.
Dokpri.

Mulyadi (2002: 14-17) mengemukakan bahwa biaya harus dibagi menjadi lima kategori, yaitu:

1. Penggolongan pengeluaran menurut tujuan pengeluaran. Dalam klasifikasi ini, nama objek biaya pengeluaran menjadi dasar untuk mengelompokkan biaya, misalnya jika objek pengeluaran adalah bahan bakar maka semua biaya yang berkaitan dengan bahan bakar disebut dengan "biaya bahan bakar".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN