Mohon tunggu...
Ibnu Siddiqq Rizqinauli H
Ibnu Siddiqq Rizqinauli H Mohon Tunggu... Mahasiswa

Accounting Student at Mercubuana University

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

TB 1 Prof Dr Apollo: Kerangka Konseptual

8 April 2021   23:02 Diperbarui: 8 April 2021   23:04 100 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
TB 1 Prof Dr Apollo: Kerangka Konseptual
Kerangka konseptual pelaporan keuangan. Dokumen pribadi

Kali ini saya akan menulis tentang salah satu materi perkuliahan saya dalam mata kuliah Teori Akuntansi yang membahas tentang kerangka konseptual atau Conceptual Framework. Sebelum membahas lebih lanjut, apa itu pengertian dari kerangka konseptual ?

Menurut FASB, Kerangka konseptual adalah konstitusi, sistem yang koheren dari hubungan antara tujuan dan fundamental yang dapat memberikan standar yang konsisten dan menjelaskan sifat, fungsi, dan batasan akuntansi keuangan dan pelaporan keuangan. Tujuan akan menentukan maksud dan tujuan akuntansi, dan pada dasarnya adalah konsep dasar akuntansi, yang memberikan pedoman dalam memilih peristiwa yang akan dicatat, mengukur peristiwa tersebut, meringkas dan mengkomunikasikannya dengan pihak terkait.  

Kerangka konseptual dapat dikatakan sebagai teori akuntansi yang terstruktur, karena struktur kerangka konseptual sama dengan struktur teori akuntansi yang didasarkan pada proses penalaran logis, yang dapat digambarkan dalam bentuk struktur hierarki dengan beberapa tingkatan. Kerangka konseptual dimaksudkan untuk digunakan pada konstruksi dalam proses penetapan standar. Tujuannya adalah untuk memberikan panduan untuk menyelesaikan sengketa yang meningkat dalam proses perumusan standar dengan mempersempit pertanyaan apakah standar tersebut sesuai dengan kerangka konseptual. Secara umum kerangka konseptualnya adalah:

  • Pedoman FASB untuk menetapkan standar akuntansi
  • Memberikan kerangka acuan untuk memecahkan masalah untuk menyelesaikan standar tertentu.
  • Menentukan ruang lingkup pertimbangan saat menyusun laporan keuangan
  • Meningkatkan komparabilitas dengan mengurangi jumlah metode akuntansi alternatif.

Mengapa kerangka kerja ini penting? Alasan penggunaan kerangka konseptual akuntansi keuangan adalah: Berguna dan terkait untuk menentukan standar akuntansi dan menetapkan konsep dan tujuan yang ditetapkan, memungkinkan kita dengan mudah menyelesaikan masalah yang terkait dengan praktik berisiko tinggi yang baru, memudahkan kita memahami penggunaan laporan keuangan dan membangun kepercayaan dalam laporan keuangan. mendukung komparabilitas (kemampuan untuk dibandingkan) dari laporan keuangan banyak perusahaan.

Kerangka konseptual mencakup empat bagian sebagai berikut :

1. Tujuan-tujuan pelaporan keuangan,

2. Karakteristik-karateristik kualitatif informasi akuntansi,

3. Elemen-elemen laporan keuangan,

Level 1 "Tujuan Utama Pelaporan Keuangan"

Tujuan pelaporan keuangan jelas, yaitu sebagai media penyampaian informasi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengambil keputusan; membantu menentukan jumlah, waktu, dan ketidakpastian perkiraan arus kas sampai menyediakan informasi yang memuat sumber-sumber ekonomi, tuntutannya, dan perubahan yang mungkin terjadi di dalamnya. Semua pihak menggunakan laporan keuangan untuk kepentingan yang berbeda. Oleh karena itu, laporan keuangan ini memiliki tujuan tersendiri, yang dapat kita bagi menjadi tiga bagian utama yaitu tujuan luas, tujuan sempit, dan tujuan akhir. Laporan keuangan memiliki berbagai tujuan dan dapat berfungsi sebagai pemuat informasi bagi pengguna untuk mengambil keputusan. Maksud sempit laporan ini adalah untuk menyampaikan informasi terkait kepentingan semua pihak. Kemudian tujuan akhirnya adalah menyampaikan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan prospek arus kas perusahaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN