Mohon tunggu...
Ian Jovi Sianturi
Ian Jovi Sianturi Mohon Tunggu... Mahasiswa STFT Widya Sasana dan Frater SVD Surya Wacana (Malang)

Agite et Deus vos adiuvabit. Menjadi sahabat bagi semua orang adalah hal yang sangat sulit tetapi semua itu mungkin bila 'berbuat'. Mulailah maka kamu pun akan dibantu.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Artikel Utama

Menatapmu Membuat Tembok Perbedaan Runtuh

24 November 2020   11:35 Diperbarui: 28 November 2020   19:30 295 27 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menatapmu Membuat Tembok Perbedaan Runtuh
www.freepik.com

Siapa yang tidak mengenal Nia Sarong. Dia adalah gadis yang paling digemari oleh teman-teman sebayanya di kampus. Bahkan hampir seluruh dosen Universitas Udayana membanggakannya. 

Kulitnya putih mulus bagaikan kapas yang siap panen. Dari wajahnya tampak darah Bali yang begitu melekat dalam dirinya. Tapi orang-orang Bali akan merasa aneh berbicara dengannya karena logat Manggarainya sangat kental.

Nia memiliki dua jenis darah yang berbeda. Ia sering menyalahkan ayahnya karena ia terlahir sebagai kasta sudra. Inilah alasan kenapa ayahnya memutuskan untuk pindah ke kampung ibunya di Cancar. Sejak saat itu mereka menggunakan bahasa Manggarai setiap hari. Tak heran Nia memiliki logat yang khas.

Parasnya yang menyejukkan hati menggoda banyak lelaki di kampusnya. Lukas I Wayan juga termasuk sebagai penggemar Nia. Meskipun seorang kasta Brahmana, Lukas tetap menjadi pengagum. 

Tapi Lukas main cantik. Tak sedikit pun tingkahnya menunjukkan bahwa ia kagum berat dengan Nia. Sebenarnya ia ingin sekali jujur dengan dirinya sendiri. Tapi status membuat ia berhasil menipu banyak orang.

Lukas I Wayan menjadi lawan beratnya di kampus. Pertengkaran seringkali terjadi tengah perkuliahan. Para dosen yang mengajar pun sering bingung. Tapi untuk mengalihkan perhatian orang-orang Lukas sering membantah pendapat Nia. Nia tak mau kalah, tapi seringkali ia tersiksa dengan pendapat Lukas yang sering mengarah ke statusnya.

Alih-alih Lukas sangat senang kalau Nia menangis. Menurutnya Nia lebih cantik kalau dia menangis. Jurus cinta Lukas memang sangat aneh. Ia senang membuat pujaan hatinya tersakiti. 

Di dunia ini hanya ibu Lukas yang mengetahui jurus itu. Karena jurus itu diturunkan oleh ayahnya. Lukas begitu nyaman dengan cara itu tapi Nia sama sekali tidak.

***

"Ci, mau ke mana? Pakaiannya? Udengnya kelupaan!  " tanya Bu Selin dengan heran.

Lukas tidak pernah keluar dengan pakaian kotor. Ibunya heran karena penampilannya tidak seperti biasanya. Udeng yang biasa di kepalanya diganti dengan topi Pak Misnan karyawan kebun di rumahnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x